Laporkan Masalah

Aktivitas Antimikrobia Ekstrak Etanolik Daun Senggugu (Clerodendron serratum [L.] Spreng) terhadap Candida albicans ATCC 10231

DYAH MEGANTI K, Dr. Yekti Asih Purwestri, S.Si., M.Si.

2014 | Skripsi | BIOLOGI

Kandidiasis adalah penyakit yang disebabkan oleh Candida albicans. Kandidiasis dapat dicegah dengan antibiotik sintetik, akan tetapi dapat membuat khamir mengalami resistensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa bioaktif ekstrak etanolik daun senggugu (Clerodendron serratum [L.] Spreng) secara kualitatif dan konsentrasi ekstrak yang mampu menghambat pertumbuhan Candida albicans. Pada penelitian ini digunakan ekstrak etanolik daun senggugu untuk uji kandungan senyawa bioaktif secara KLT dan uji aktivitas antimikrobia ekstrak terhadap C.albicans. Pada uji potensi digunakan variasi konsentrasi ekstrak etanol daun senggugu yaitu 0%, 3%, 6%, 9%, 12%, 15%, 20%, 25%, 50%, 75% dan Nistatin 250.000 U/L (kontrol positif). Uji KLT dilakukan dengan menggunakan silica Gel F254 sebagai fase diam dan kloroform:etanol 70% (9:2) sebagai fase gerak. Uji aktivitas antimikrobia ekstrak etanol dilakukan dengan menghitung luas zona hambat yang terbentuk menggunakan metode difusi agar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun senggugu mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, terpenoid, saponin dan tannin dengan Rf masing-masing 0,164; 0,469; 0,345; 0,24 dan 0,316. Pada uji aktivitas antimikrobia ekstrak etanol daun senggugu menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi maka luas zona hambat dan tingkat efektivitas terhadap kontrol positif (Nistatin 250.000 U/L) semakin tinggi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanolik daun senggugu mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, terpenoid, saponin dan tannin. Ekstrak etanolik daun senggugu memiliki aktivitas penghambatan terhadap pertumbuhan C. albicans. Konsentrasi 3% merupakan Minimum Inhibitory Concentration (MIC).

Candidiasis is a disease caused by Candida albicans. Candidiasis can be prevented by synthetic antibiotics, but it may develop resistancy. The purpose of this research is to study the phytochemicals content and concentration of ethanolic extract of senggugu leave (Clerodendron serratum [L.] Spreng) to inhibit the growth of C. albicans. In this study ethanolic extract of senggugu leave was used for TLC test and antimicrobial activity test against C. albicans. In study the concentration of ethanol extracts applied were 0%, 3%, 6%, 9%, 12%, 15%, 20%, 25%, 50% and 75%. Nystatin 250,000 U/L was used as a positive control. TLC analysis used silica Gel F254 as the stationary phase and chloroform : ethanol 70% (9:2) as the mobile phases. The antimicrobial activity test was done by calculating the inhibitory zone formed using standard diffusion method. The results showed that the ethanolic extract contains of alkaloids, flavonoids, terpenoids saponins and tannins, with Rf 0,164; 0,469; 0,345; 0.24 and 0,316. The antimicrobial activity of senggugu leaf was dependent concentration. The highest concentration used in the study even showed higher activity compare the positive control. Thus, it can be concluded that the ethanolic extract of senggugu leave contains alkaloids, flavonoids, terpenoid, saponins and tannins. The Minimum Inhibitory Concentration (MIC) is concentration 3%.

Kata Kunci : Senggugu (Clerodendron serratum [L.] spreng), ekstrak etanolik, aktivitas antimikrobia, Candida albicans ATCC 10231


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.