UJI IMUNOMODULATOR KOMBINASI EKSTRAK ETANOLIK HERBA MENIRAN (Phyllantus niruri Linn.), UMBI KELADI TIKUS (Thyphonium flagelliforme)(Lodd.) Blume, DAN DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum)TERHADAP FAGOSITOSIS MAKROFAG SECARA IN VITRO
REYNELDA JULIANI SAGALA, Dr. Agustinus Yuswanto,S.U.,Apt.,
2014 | Skripsi | FARMASIPenelitian terhadap daun sirih merah, umbi keladi tikus dan meniran untuk meningkatkan sistem imun telah banyak dilakukan. Penggunaan kombinasi ekstrak etanolik daun sirih merah, umbi keladi tikus dan meniran diharapkan mampu meningkatkan sistem imun dengan parameter peningkatan kemampuan fagositosis makrofag. Pada penelitian ini, simplisia yang diperoleh dari Perusahaan Gama Herbal Indonesia yaitu daun sirih merah, umbi keladi tikus, dan meniran dibuat menjadi ekstrak etanol yang dicampur dalam 4 kombinasi dengan konsentrasi larutan 1 µg/ml, 10 µg/ml, dan 100 µg/ml yang dilarutkan dalam medium komplit dan ditambahkan DMSO untuk meningkatkan kelarutan. Makrofag diisolasi dari selubung peritoneum mencit kemudian dikuantifikasi dengan menggunakan metode lateks atau metode leigh. Uji kemampuan fagositosis makrofag menggunakan latex beads sebagai trigger pemakanan dan dibandingkan kemampuan fagositosis kelompok kontrol negatif media, kelompok kontrol negatif DMSO, dan 4 kelompok kombinasi ekstrak dengan konsentrasi 1µg/ml, 10 µg/ml, dan 100 µg/ml dan dilakukan 2 kali replikasi. Data kapasitas fagositosis dan index fagositosis makrofag digunakan sebagai parameter uji imunomodulator. ANOVA two way Hasilnya kemudian dianalisis dengan dan menghasilkan adanya perbedaan pada populasi kombinasi dan konsentrasi sehingga untuk mengetahui kelompok mana yang berbeda dilanjutkan uji Post Hoc Test hasil penelitian menunjukkan bahwa semua kelompok kombinasi dengan konsentrasi 1 µg/ml, 10 µg/ml, 100 µg/ml mampu meningkatkan indeks fagositosis dan kapasitas fagositosis dengan konsentrasi optimum 10 µg/ml sehingga penelitian ini menunjukkan bahwa semua kombinasi EME, EKT, dan ESM mampu meningkatkan sistem imun non spesifik.
-
Kata Kunci : Ekstrak etanolik daun sirih merah, umbi keladi tikus dan meniran; fagositosis; makrofag.