PENGARUH PEMBERIAN BERULANG MINYAK ATSIRI KULIT BATANG KRANGEAN (Litsea cubeba Pers.) TERHADAP EFEK APRODISIAKA DAN KUALITAS SPERMATOZOA PADA TIKUS JANTAN GALUR WISTAR
HENDRI MARDIANSYAH, Prof. Dr. Suwidjiyo Pramono, DEA., Apt.
2014 | Skripsi | FARMASIDisfungsi seksual merupakan masalah yang mengganggu keharmonisan rumah tangga. Kulit batang krangean (Litesea cubeba Pers.) secara tradisional oleh masyarakat digunakan sebagai aprodisiaka meskipun secara ilmiah belum dibuktikan. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan aktivitasnya dengan hewan uji serta menentukan senyawa yang bertanggung jawab terhadap efek aprodisiaka. Selain itu dilakukan juga pemeriksaan terhadap kualitas spermatozoa dan organ reproduksi. Minyak atsiri yang digunakan pada penelitian ini diperoleh dari destilasi uapair kulit batang krangean. Ada 3 kelompok tikus yang digunakan yakni kelompok yang dipejani suspensi minyak atsiri (15μL/kg BB), kontrol positif yang dipejani suspensi ekstrak etanolik cabe jawa (500 mg/kg BB) dan kontrol negatif yang dipejani suspensi Na-CMC 1%. Pemejanan dilakukan secara oral selama 32 hari. Parameter aktivitas seksual yang diamati adalah frekuensi introduction, climbing, dan coitus yang dianalisis dengan memplotkan grafik hubungan antara waktu dengan frekuensi, lalu dihitung AUC setiap kelompok dan diuji statistik dengan ANAVA satu arah. Kemudian uji kualitas spermatozoa yang meliputi jumlah sperma, motilitas sperma dan bobot organ reproduksi lalu dianalisis dengan memplotkan grafik purata tiap kelompok perlakuan setelah pemejanan selama 32 hari kemudian diuji statistik dengan ANAVA satu arah. Hasil uji statistika dari penelitian menunjukkan pemberian berulang minyak atsiri krangean dosis (15μL/kg BB) selama 32 hari pada tikus jantan mampu berefek sebagai aprodisiaka terutama pada parameter introduction dan coitus sehingga dapat meningkatkan libido dan meningkatkan aktivitas seksual. Namun, pemberian berulang minyak atsiri krangean tidak berpengaruh terhadap kualitas spermatozoa dan organ reproduksi pada tikus jantan galur Wistar.
-
Kata Kunci : Disfungsi Seksual, Aprodisiaka, Litsea cubeba, Minyak Atsiri