INTERAKSI STAKEHOLDER DALAM PENGEMBANGAN UMKM MEBEL KAYU DI KABUPATEN WONOGIRI (Studi Kasus UMKM Mebel Kayu di Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri)
ASTUTI SETYANINGSIH, Dr. Ratminto M. Pol. Admin
2014 | Skripsi | ILMU ADMINISTRASI NEGARA (MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK)Penelitian ini berfokus pada bahasan interaksi yang terjalin antara pemerintah yakni Pemerintah Daerah Kab. Wonogiri, Dinas Perindagkop dan UMKM Kab. Wonogiri dengan pengusaha UMKM Mebel Kayu serta organisasi terkait dalam upaya pengembangan UMKM Mebel kayu di wilayah Kec. Wonogiri. Sebagaimana diketahui bahwa interaksi dapat terjadi antara individu dengan individu bermula dengan adanya komunikasi. Dalam penelitian ini interaksi yang terjalin antar stakeholder tersebut dilihat melalui tiga faktor, yakni : faktor komunikasi, transparansi serta kesepahaman antar aktor. Penelitian ini mempergunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, studi pustaka serta dokumentasi. Data yang digunakan berdasarkan hasil wawancara dengan informan, yakni: Staff Bidang Perencanaan Daerah, Bappeda Kab. Wonogiri, Staff Bidang Industri Dinas Perindagkop dan UMKM Kab. Wonogiri serta Pimpinan Bidang Koperasi dan UMKM Dinas Perindagkop dan UMKM Kab. Wonogiri serta Ketua KADIN daerah Kab. Wonogiri. Sedangkan data pustaka diperoleh melalui data skripsi, artikel, jurnal maupun dokumen perencanaan serta laporan pertanggungjawaban dinas. Kesimpulan yang diperoleh peneliti dalam penelitian ini adalah interaksi yang terjalin antara pemerintah dengan pengusaha UMKM Mebel Kayu, KADIN daerah Wonogiri serta organisasi terkait sudah terjalin sejak lama. Aspek komunikasi dalam interaksi yang terjalin antara pemerintah dengan pengusaha dalam upaya pengembangan UMKM Mebel Kayu bersifat informatif. Hal ini dapat dijelaskan melalui fakta adanya informasi kegiatan yang disampaikan melalui undangan kegiatan maupun iklan yang disiarkan dalam bentuk pamflet dalam rangka kegiatan pengembangan pemasaran, seperti kegiatan pameran/ workshopSedangkan dalam aspek transparansi, diketahui bahwa interaksi yang terjalin antara pemerintah dengan pengusaha, baik dengan KADIN maupun organisasi pengrajin dalam upaya pengembangan UMKM belum sepenuhnya terbuka pada publik. Hal ini dapat dijelaskan melalui fakta bahwa upaya pengembangan bantuan modal belum diterima secara merata pada UMKM Mebel Kayu di wilayah Kec. Wonogiri. Dalam aspek kesepahaman, interaksi yang terjalin antar stakeholder telah dilandasi dengan pemahaman untuk meningkatkan kemampuan usaha UMKM Mebel Kayu. Hal ini didukung dengan terselenggaranya program kegiatan yang berupa pelatihan, pembinaan yang juga melibatkan organisasi masyarakat.
This research focusing on interaction between stakeholder are the local Government and employers of Small Medium Enterprises (SMEs). Interaction can occur between individuals with a communication. In this research, interaction influenced by three factors, are Communication, openness and mutual understanding. This research using a qualitative approach. The data obtained through by interviews, literature research and by documentation. Interviews done with key informan and literature research by article, journal and documents. And the conclusion is interaction between stakeholder already established since 1998 ago. The communication factor in interaction between government and private to develop SMEs are informative. The fact are many programs already exist on reclame or invitation for following programs from government, such as workshop and exhibition. At the same time, openness factor in interaction between government hasn’t fully openness to public. This can be explained by the fact that the capital development efforts haven’t received evenly. And for mutual understanding factors, interaction between stakeholder has been guided by the understanding to improve business. This supported with the holding many programs such as training and coaching are also involve community organizations.
Kata Kunci : Interaksi, Pemerintah Kab. Wonogiri, UMKM.