HUBUNGAN KONDISI JARINGAN PERIODONTAL DENGAN KUALITAS HIDUP YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS KESEHATAN MULUT (ORAL HEALTH RELATED QUALITY OF LIFE) PADA PENDUDUK LANJUT USIA
NISA AYU LESTARI, drg.Lisdrianto Hanindriyo, MPH.
2014 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN GIGIPenyakit periodontal adalah suatu kondisi kronis dengan prevalensi tertinggi pada lansia. Resesi gingiva, hilangnya perlekatan periodontal dan tulang alveolar merupakan perubahan jaringan periodontal yang umum ditemukan pada lansia. Gejala penyakit periodontal dapat diamati secara klinis dan dapat berdampak pada kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kondisi jaringan periodontal dengan kualitas hidup pada lansia yang berumur 45-90 tahun di Kelurahan Pandeyan Kecamatan Umbulharjo Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional dengan responden sebanyak 48 orang. Kondisi jaringan periodontal yang diukur dengan menggunakan CPI (Community Periodontal Index) dan kualitas hidup yang berhubungan dengan status kesehatan mulut/Oral Health Related Quality of Life (OHRQoL) diukur dengan kuesioner GOHAI (Geriatric Oral Health Assesment Index). Analisis korelasi sederhana dengan metode Pearson Product Moment digunakan sebagai analisis data untuk melihat hubungan antara kondisi periodontal dan OHRQoL dengan menggunakan tingkat kepercayaan 95%. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah sebanyak 15 responden (31,2%) memiliki kedalaman poket ≥ 6 mm (CPI 4) dan hanya 2 responden (4,2%) yang memiliki jaringan periodontal sehat. Nilai rerata GOHAI responden wanita lebih tinggi yaitu sebesar 46,5 (SD=8,4) dibandingkan dengan laki-laki yaitu 44,2 (SD=9,5). Lebih dari setengah responden (81,3 %) merasakan sakit atau ketidaknyamanan ketika makan. Hasil analisis korelasi menunjukkan hubungan negatif dari dua variabel (r = - 0,514 , p = 0.00), yang berarti jika skor CPI tinggi akan sebanding dengan skor GOHAI yang lebih rendah. Terdapat hubungan yang signifikan antara kondisi periodontal dengan OHRQoL pada usia lanjut.
Periodontal disease is a chronic condition with the highest prevalence in elderly. Gingival recession, periodontal attachment and alveolar bone loss are these kinds of changes in periodontal tissue that is commonly found in the elderly. The symptoms of periodontal disease can be clinically observed and might affect our daily life. The purpose of this study was to investigate the correlation of periodontal conditions with oral health related quality of life in the elderly aged 45-90 years in the Pandeyan Village, Umbularjo, District of Yogyakarta. This study used cross sectional design involving 48 respondents. Periodontal conditions was assessed by the Community Periodontal Index (CPI) and Oral Health Related Quality of Life (OHRQoL) was assessed by the Geriatric Oral Health Assessment Index (GOHAI). A simple correlation analysis with Pearson Product Moment method was used to see the correlation of periodontal conditions with OHRQoL using 95% level of confidence. The results showed that 15 respondents (31.25 %) have ≥ 6 mm (CPI 4) pocket depth and only 2 respondents were in good periodontal health (4,2 %). The women’s GOHAI mean score (46,5 ; SD=8,4) was higher than men’s (44,2 ; SD=9,5). More than half of the respondents (81,3 %) felt pain or discomfort when eating. The results of the correlation analysis showed a negative correlation between the two variables, which means that higher CPI’s score was proportionate with lower GOHAI score. There was a significant correlation between periodontal conditions with OHRQoL in elderly.
Kata Kunci : lansia, kondisi jaringan periodontal, OHRQoL, CPI, GOHAI.