STRATEGI PENGHIDUPAN KELUARGA TANI DALAM MENGHADAPI MUSIM KEMARAU DI KECAMATAN TEPUS KABUPATEN GUNUNGKIDUL
FATA PERDANA PASARIBU, Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D.
2014 | Skripsi | PENYULUHAN & KOMUNIKASI PERTANIANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) perubahan kehidupan sosial dan ekonomi yang terjadi pada keluarga tani dalam menghadapi musim kemarau, 2) upaya penghidupan keluarga tani dalam menghadapi musim kemarau, 3) faktor-faktor yang mempengaruhi keluarga tani dalam melakukan upaya penghidupan di Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul untuk merubah mata pencaharian dalam menghadapi musim kemarau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang berusaha mengungkap fakta suatu kejadian, objek, aktivitas, dan proses secara “apa adanya†pada waktu sekarang atau jangka waktu yang masih memungkinkan untuk diingat oleh informan. Fakta yang diperoleh kemudian dianalisis dan data yang didapat diklarifikasi dengan berbagai teknik seperti survei, wawancara, observasi, dan studi kasus. Informan dalam penelitian ini adalah 15 petani, Kepala Padukuhan Sureng I, Kepala Seksi Sosial Kecamatan Tepus dan Pegawai Dinas Pariwisata Kecamatan Tepus. Pemilihan informan yang diwawancarai dilakukan dengan cara purposive. Hasil penelitian menunjukkan terjadi beberapa perubahan dalam kehidupan sosial ekonomi petani di Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul pada saat musim kemarau yang berupa perubahan sumber penghidupan, pola mata pencaharian, sumber konsumsi dan strategi penghidupan. Upaya yang dilakukan petani dalam menghadapi musim kemarau berupa melakukan diversifikasi mata pencaharian, menggunakan tabungan berupa uang dan ternak, diversifikasi bahan pangan maupun mengurangi kualitas dan kuantitas pangan yang dikonsumsi. Faktor – faktor yang berpengaruh pada petani dalam melakukan diversifikasi mata pencaharian adalah umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, jumlah anggota keluarga, relasi (jaringan) dan pengalaman kerja.
This study aims to determine : 1 ) social and economic changes that occurred at farming household in dealing with dry season , 2 ) the livelihood efforts of farm community in facing dry season, 3 ) the factors that affect the farming household in making livelihood efforts in Tepus Sub-District, Gunungkidul Regency to change livelihoods in facing dry season. The method that is used in this study was a descriptive analysis method with qualitative approach that endeavours to reveal the facts of an event, object, activity, and processes \\"in reality\\" at the current time or at the possible period time as remembered by the informants. The obtainedfacts then were analyzed and clarified with various techniques such as surveys, interviews, observations, and case studies. Informants in this study were 15 farmers, Head ofSureng I Hamlet, Head of Social SectionTepus Sub-District and Staffs of Tourism DepartmentTepus Sub-District. Selection of interviewed informantswas done with purposive method. The results showed there were some changes occurred in social and economic life of farmers inTepus Sub-District,Gunungkidul Regency during dry season in the form of changes in livelihood, livelihood system, consumption resource and livelihood strategies. The efforts made by farmers in facing dry season were doing diversification of livelihood, use of savings such as money and livestock, food diversification and to reduce the quality and quantity of food consumed. Factors that affect farmers in diversifying livelihoods were age, gender, education level, number of family members, relations ( networks ) and work experience.
Kata Kunci : perubahan kehidupan sosial dan ekonomi, upaya penghidupan, faktor perubahan mata pencaharian, Gunungkidul