Peran kehutanan dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan :: Studi kasus pada HPH PT Sulwood, Desa Bambakaenu, Kecamatan Marawola, Kabupatn Donggala, Propinsi Sulawesi Tengah
RACHMAN, H. Imran, Prof.Dr.Ir. H. Hasanu Simon
2001 | Tesis | S2 KehutananPenelitian ini diiakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat dan sumber pendapatan masyarakat desa hutan serta untuk mengetahui faktor sosial yang berpengdi terhadap tingkat pendapatan masyarakat. Lokasi penelitian ini adalah di Desa Bambakaenu, Kecamatan Marawola, Kabupaten Donggala, Propinsi Sulawesi Tengah Metode dasar yang digunakan dalain penelitian ini adalali rnetode diskriptif. Pengambilan sampel dakukan secara random.Jumlah responden yang dgunakan sebagai sampel adalah 30% dari jumlah responden yang adan di Desa Bambakaenu. Pengumpulan data dilakukan deagan teknik observasi langsung di lapangan, wawancara langsung dengan responden, studi pustaka, dan pencatatan data sh-mder yang ada tersedia di instansi-instansi yang ada kaitannya dengan penelitian ini. Analisa data !rang dilah-ukan dengan kriteria Sayogya meiigenai kesejahteraan masyarakat yang didcur berdasarkan 320 kg setara beras per orang. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan masyarakat per kapitan per tahuli adalah sebesar Rp.642.52 1,93. Jika dibandhigkan deiigati kriteria Sayogya; iiiaka tingkat kesejahteraan masyarakat di Desa Bambakaenu berada pada knteria riskin dan aspek sosial yang mempengaruhi tingkat pendapatan adalali pendidikan, pola usalia taN, dan pemasaran.
This research was conducted in order find income level and source of forest corntnunity and to find social factor wich incluced community's income level. This research located in Bambakaenu Village,Marawola Sub-district, Donggala District, Central Sulawesi. Basic method used in this research is descriptive method. Selection of the samples was conducted randomly, total sample wase 30% of total fannes in Bambakaenu Village. The method of data collection were drrect observation in the field direct interview with respondents, study of references, and research related secondary data recording available some government institution. Data is analysed with prosperity criteria wich measule hased on Sayoaa is criteria. The result showed that income per capita per year is amounted to Rp. 642.521'93. By using Sayogya criteria, the prosperity level in Bambakaenu Village is classified as poor. The mayor social aspects influencing the income level are education, farming pattern and marketing
Kata Kunci : Hutan, Kesejahteraan Masyarakat