PREFERENSI WISATAWAN NUSANTARA DI KAWASAN OBYEK WISATA ALAM KALIURANG DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
ARDIYAN MAULANA, Kaharuddin, S.Hut, M.Si
2014 | Skripsi | KONSERV. SUMBER DAYA HUTANKinahrejo dan Tlogo Muncar merupakan objek wisata alam di Kaliurang, yang dikenal masyarakat. Namun, terdapat perbedaan signifikan pada jumlah pengunjung diantara kedua objek wisata tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik wisatawan domestic (sosio-demografi, psikografi), faktor yang mempengaruhi preferensi (fasilitas yang tersedia, aksesibilitas, pelayanan dan pengurusan objek wisata tersebut), serta untuk mengetahui hubungan preferensi dengan karakteristik wisatawan domestik yang berkunjung. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni dan Juli tahun 2013 dengan metode survei dan alat ukur kuesioner. Penyebaran kuesioner dilakukan dengan menggunakan pendekatan probability sampling. Metode analisis deskriptif kuantitatif digunakan untuk mengukur karakteristik wisatawan domestik, baik dari segi sosio-demografis ataupun psikografis. Faktor yang mempengaruhi preferensi dilihat menggunakan analisa multiatribut Fishbein. Hubungan antara karakteristik dengan preferensi ini kemudian dikaji secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakteristik wisatawan domestik yang berkunjung memiliki kesamaan yang dominan. Pengunjung berusia 20-30 tahun, dengan frekuensi kunjungan sekali, aktivitas yang dilakukan adalah bersantai dan melihat pemandangan, motivasi kunjungan disebabkan karena pemandangan alam yang indah, dengan tujuan untuk melepas kejenuhan, pengunjung datang dengan sepeda motor, serta sumber informasi berasal dari teman atau saudara. Perbedaan karakteristik dominan antara wisatawan domestik yang berkunjung ke Kinahrejo dan Tlogo Muncar adalah jenis kelamin, tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, tingkat pendapatan, dan waktu berwisata. Wisatawan domestik lebih memilih obyek wisata alam Tlogo Muncar (33,2) daripada Kinahrejo (21,14) karena atraksi wisata, fasilitas, aksesibilitas, serta pelayanan dan manajemen yang lebih baik. Faktor yang mempengaruhi kunjungan wisatawaan ke Kinahrejo meliputi udara yang sejuk, nyaman, fasilitas yang relatif baik, kondisi jalan yang baik serta pelayanan dan manajemen yang ramah.
Kinahrejo and Tlogo Muncar are some of a few nature tourism objects that are well known to local tourist. Although located in the same area, these tourism objects retain different number of visitors. This research aims to understand the characteristic of domestic tourist (socio-demographically and phsycographically); factors that influence domestic tourist’s preference by seeing tourism object appeal, available facility, tourist destination accessibility, service and maintenance; and to understand the relation between domestic tourist preference and characteristic. Research was done in June and July 2013 using survey method and questionnaire as its measuring tool. Questionnaire distribution used probability sampling approach. Quantitative descriptive was used measure tourist characteristic; factors that influences preference was reviewed using Fishbein multi-attribute analysis; while relation between characteristic and preference was reviewed descriptively. The result shows that domestic visitors have a dominant similarity; visitors age ranges 20-30 years, frequency was once, their activity were relaxing and view watching, the beautiful view became their motivation while to release stress became main reason of the visit, most of the visitors uses motorcycle, and they’ve heard this place from friends or relative. Dominant characteristic difference between visitors in Kinahrejo dan Tlogo Muncar includes sex, education level, occupation, income level, and visiting time. Domestic tourist prefers Tlogo Muncar (33,2) than Kinahrejo (21,14) due to tourism attraction, facility, accesibilty, also because of the better service and management. Factors that affect tourist visit in Kinahrejo includes clean air, excellent facility, good road condition and also for the friendly service and management.
Kata Kunci : preferensi turisme wisatawan nusantara, wisata alam, atraksi wisata, fasilitas, aksesbilitas, pelayanan dan manajemen.