Laporkan Masalah

Pengaruh Gerakan Buruh Filipina dan Indonesia Terhadap Kebijakan Negara dalam Penempatan dan Perlindungan Buruh Migran

AZHAR IRFANSYAH, Dr. Eric Hiariej, M.Phil.

2014 | Skripsi | Ilmu Hubungan Internasional

Filipina dan Indonesia merupakan dua negara Asia Tenggara yang kondisi ekonominya mirip. Kedua negara juga dikenal sebagai negara pengirim buruh migran yang mengintervensi proses migrasi buruhnya sejak 1970-an. Bentuk intervensi Filipina lebih menekankan pada aspek perlindungan sedang Indonesia lebih menekankan pada aspek bisnis penempatan. Hal ini membuat buruh migran Filipina lebih terlindung hak dan kepentingannya sedang buruh migran Indonesia lebih rentan tereksploitasi. Salah satu faktor yang memungkinkan perbedaan antara kedua negara adalah militansi dan cakupan gerakan buruh di masing-masing negara dalam berjuang sebagai kelas sosial.

Philippines and Indonesia are part of the Southeast Asia region with similarities in economic condition. Both countries also known as sending countries of migrant workers and intervene the process of workers’ migration since 1970s. Philippines tends to more focus on protection while Indonesia tends to more focus on placement business. As the result, overseas Filipino workers are more protected while Indonesian migrant workers are prone to be exploited. One of the determined factor which allow this differrence is the militancy and scope of the workers movement in each country as they struggling as a social class.

Kata Kunci : Filipina, Indonesia,buruh migran, gerakan buruh, perjuangan kelas.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.