HUBUNGAN ANTARA KEHILANGAN GIGI DENGAN KUALITAS HIDUP YANG BERHUBUNGAN DENGAN KESEHATAN MULUT LANJUT USIA (Kajian di Posyandu Lansia Gambiran RW 10 dan RW 11, Kelurahan Pandeyan, Kecamatan Umbulharjo, D.I. Yogyakarta)
ADLINA SAFIRA WIDYANTI, drg. Sri Rezeky Damayanti, M.Kes.
2014 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN GIGISaat ini, peningkatan angka harapan hidup di negara berkembang diikuti dengan peningkatan proporsi penduduk lansia. Kesehatan mulut yang buruk di kalangan lansia digambarkan dengan peningkatan angka kehilangan gigi yang berdampak buruk terhadap kesehatan umum dan kualitas hidup lansia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kehilangan gigi dengan kualitas hidup yang berhubungan dengan kesehatan mulut/oral health related quality of life (OHRQoL) pada lanjut usia. Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional dilaksanakan di POSYANDU Lansia Gambiran RW 10 dan RW 11 Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta. Sebanyak 105 lansia bersedia berpartisipasi sebagai responden. Pada penelitian ini hubungan antara kehilangan gigi dengan kualitas hidup diukur menggunakan analisis korelasi pearson product moment. Variabel OHRQoL diukur dengan kuesioner GOHAI. Variabel kehilangan gigi diukur dengan menjumlahkan gigi yang hilang pada masing-masing responden. Hasil uji korelasi pearson product moment pada kehilangan gigi dengan OHRQoL menunjukan arah negatif dengan koefisien korelasi (r) = -0,757 dengan nilai signifikansi 0,000. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara kehilangan gigi dan kualitas hidup lansia. Kesimpulan pada penelitian ini adalah semakin banyak jumlah gigi yang hilang, maka semakin rendah kualitas hidup yang berhubungan dengan kesehatan mulut seseorang.
Nowadays, the increasing of life expectancy index in developing countries is followed by the increasing of the proportion of the elderly population. Poor oral health among the elderly is described with the increased number of tooth loss that adversely affects the general health and quality of life of elderly. This study aims to find out the relationship between tooth loss with oral health related quality of life (OHRQoL) in the elderly. This study applied a cross sectional design carried out in the POSYANDU lansia Gambiran RW 10 and RW 11, Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta. Involving a hundred and five elderly as respondents. In this study the relationship between tooth loss with the quality of life was measured using the Pearson product moment correlation analysis, while OHRQoL variable was measured by GOHAI questionaire, and number of tooth loss was measured by summing the missing teeth of each respondent. The results of Pearson product moment correlation test between tooth loss and OHRQoL went out in a negative direction with a correlation coefficient (r) = -0,757 and a significance value of 0,000. These results indicated that there is a strong correlation between tooth loss and oral health related quality of life in the elderly. In conclusion the more number of tooth loss the lower of oral health related to quality of life they had.
Kata Kunci : lansia, kehilangan gigi, OHRQoL.