Laporkan Masalah

STABILITAS POLITIK ARAB SAUDI SELAMA THE ARAB SPRING

MUHAMMAD JOHAN P, Dr. Siti Muti'ah Setiawati, MA.

2013 | Skripsi | Ilmu Hubungan Internasional

Karya ini akan membahas tentang negara Arab Saudi. Sebuah negara yang saat ini tidak dapat dilepaskan dari perkembangan dunia dan tradisi peradaban Islam. Hal yang menarik dari Arab Saudi ini adalah stabilitas rezimnya yang mampu bertahan sejak Deklarasi pendiriannya pada tahun 1931 dan tidak terpengaruh oleh gejolak-gejolak perubahan politik yang muncul di kawasan ini. Iran tak mampu bertahan dari revolusi 1979 dan Irak pun juga tumbang pada tahun 2003 oleh kekuatan eksternal yang mempengaruhi mobilisasi di dalam negeri. Hingga yang terakhir adalah fenomena The Arab Spring. Tunisia, Mesir, Libya, Yaman harus menerima tuntutan perubahan dari masyarakat negaranya. Namun, The Arab Spring tidak mampu mempengaruhi Arab Saudi untuk juga ikut dalam arus tuntutan perubahan sosial dan politik. Peneliti mencoba menganalisis aspek utama pendukung stabilitas yang terjadi di dalam negeri Arab Saudi, strategi Kerajaan Saudi di Negara Arab Saudi mencapai kekuasaan dan legitimasinya dengan memanfaatkan keberadaan ideologi salafi atau wahhabi, dan pemanfaatan minyak sebagai alat tawar membangun stabilitas politik ke dalam berupa kemakmuran dan keluar berupa dukungan politik Amerika Serikat. Karenanya penelitian ini berjudul “Stabilitas Politik Arab Saudi Selama The Arab Spring”. Dengan judul ini peneliti berusaha untuk menganalisis dan menunjukkan sebuah kondisi dimana fenomena The Arab Spring yang berkembang di Timur Tengah selama tiga tahun terakhir tidak mampu secara efektif masuk dan mempengaruhi masyarakat di negara Arab Saudi. Pengaruh tersebut tidak terjadi karena efektivitas pemerintahan yang ada di Arab Saudi. Dari kondisi sosial dan politik dinasti di Arab Saudi yang didominasi oleh pandangan salafi, peneliti berusaha melihat bagaimana pihak Kerajaan Saudi membentuk itu dan memanfaatkannya sehingga rezimnya bertahan hingga saat ini tanpa ada tekanan signifikan dari masyarakat Arab Saudi. Bahkan kondisi tersebut sudah membentuk sebuah hegemoni karena masyarakat memahami kondisi sosial dan politik di Arab Saudi ini sebagai hal yang wajar dan benar.

-

Kata Kunci : The Arab Spring, Arab Saudi, salafi, dinasti, legitimasi, minyak , kemakmuran, Amerika Serikat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.