Laporkan Masalah

ANALISIS PENGARUH FAKTOR-FAKTOR MOTIVASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PADA PEMBUDIDAYA IKAN DI KABUPATEN BANTUL, YOGYAKARTA

CHATRINA S.T. SINAGA, Dr. Ir. Didik Purwadi, M.Ec.

2014 | Skripsi | TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN

Pada umumnya kegiatan usaha membudidayakan ikan dilakukan secara berkelompok. Para pembudidaya ikan bergabung di dalam suatu wadah yang disebut Pokdakan (Kelompok Pembudidaya Ikan). Setiap kegiatan usaha dituntut untuk mengoptimalkan sumber daya manusianya dan bagaimana sumber daya manusia tersebut dikelola. Pengelolaan sumber saya manusia tidak terlepas dari faktor pekerja yang diharapkan bekerja sebaik mungkin demi mencapai tujuan. Pekerja merupakan aset utama dalam suatu kegiatan usaha dan memegang peran yang strategis yaitu sebagai pemikir, perencana dan pengendali aktivitas. Usaha yang dimaksudkan dalam hal ini adalah Pokdakan (Kelompok Pembudidaya Ikan) dan pekerja adalah para pembudidaya ikan yang tergabung didalamnya. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan Teori 2 Faktor Herzberg yaitu dengan identifikasi faktor motivasi menjadi variabel X (motivator factor dan hygiene factor) dan variabel Y (kepuasan kerja). Pengambilan data menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada para pembudidaya ikan di Kabupaten Bantul. Hasil yang diperoleh dari penelitian adalah bahwa dari 11 variabel motivasi kerja ditemukan 2 variabel yang berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja yaitu variabel tanggung jawab dengan koefisian beta 2,453 dan kualitas pengawas (Ketua Pokdakan) dengan koefisien beta 2,194. Dengan demikian variabel motivasi kerja yang berpengaruh paling dominan terhadap kepuasan kerja yaitu variabel tanggung jawab. Kontribusi pengaruh seluruh faktor-faktor motivasi kerja terhadap kepuasan kerja sebesar 24,6%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor motivasi lain.

Generally fish cultivation business activities conducted in groups. The fish farmers joined in a assosiation called Pokdakan (Kelompok Pembudidaya Ikan). Every business is required to optimize human resources and how human resources are managed. Human resources management can not be separated from factors that workers are expected to work as good as possible to achieve the goal. Labor is a major asset in a business activity and strategic role is as a thinker, planner and controller activity. In this case, the effort is meant is Pokdakan (Kelompok Pembudidaya Ikan) and the fish farmers who joined in it. This research was conducted with 2 Factor Theory Herzberg's approach is to identify the motivational factors become X variables (motivator factors and hygiene factors) and Y variable (job satisfaction). Retrieval of data using questionnaires distributed to the fish farmers in Bantul District. The results obtained from the research is from 11 variables found that 2 motivation variables that significantly influence job satisfaction. They are responsibility variable (beta coefficient is 2.453) and quality supervisor (Leader of Pokdakan) with beta coefficient is 2.194. Thus the motivation variable most dominant influence on job satisfaction is the responsibility variable. Influence factors contribution of the whole motivation on job satisfaction is 24,6%, while the rest is influenced by others factor motivation.

Kata Kunci : motivasi, kepuasan kerja, SPSS, herzberg


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.