Laporkan Masalah

DAYA SAING BATIK PEKALONGAN SEBAGAI KOMODITAS INTI TERHADAP BATIK CINA DI KOTA PEKALONGAN

NANDI WARDANA, Drs. Risyanto, M.S.

2013 | Skripsi | PEMBANGUNAN WILAYAH

Batik Cina masuk ke Indonesia khususnya Kota Pekalongan diawali oleh persetujuan dan penandatangan Indonesia terhadap Asean-Cina Free Trade Area (ACFTA) tanggal 4 November 2002. Keberlangsungan Batik Pekalongan penting untuk mata pencaharian masyarakat Kota Pekalongan dan Batik merupakan warisan turun temurun. Penelitian ini bertujuan : 1) Mengidentifikasi daya saing Batik Pekalongan terhadap Batik Cina. 2) Mengidentifikasi strategi daya saing Batik Pekalongan terhadap produk Batik Cina. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif untuk mengetahui daya saing dan strategi daya saing Batik Pekalongan terhadap Batik Cina. Pemilihan informan dalam penelitian dilakukan secara purposive dan snowball. Data penelitian meliputi data sekunder yaitu data dari media online, website Kota Pekalongan, website DISPERINDAGKOP dan UMKM Kota Pekalongan, untuk data primer meliputi indeph interview terhadap pelaku usaha kecil Batik Pekalongan dan paguyuban – paguyuban batik di Kota Pekalongan. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa daya saing Batik Pekalongan lebih tinggi dibanding Batik Cina dari segi produk, pemasaran dan jasa (iklan dan brand). Strategi daya saing Batik Pekalongan terhadap produk Batik Cina yaitu, strategi produk penggunaan label batik Kota Pekalongan, strategi jasa iklan dan sosialisasi ke masyarakat, memperkuat brand dan strategi pemasaran mempertahankan kualitas dan berinovasi untuk menciptakan trend yang menyegarkan pemasaran.

Batik Cina entered Indonesia in particular Pekalongan preceded by the approval and signatories of Indonesia to ASEAN - China Free Trade Area ( ACFTA) November 4, 2002. Sustainability of Batik Pekalongan is very important to people's livelihood and Batik Pekalongan is inherited from generation to generation . This study aims to : 1 ) Identify the competitiveness of Batik Pekalongan against Batik Cina. 2 ) Identify strategies competitiveness Batik Pekalongan against Batik Cina products. The method uses a qualitative descriptive study to determine competitiveness and competitiveness strategy Batik Pekalongan against China. The selection of informants in the study conducted by purposive and snowball. The research data includes secondary data from online media, website Pekalongan, websites DISPERINDAGKOP and UMKM Kota Pekalongan, indeph for primary data include interviews with small businesses and community Batik Pekalongan in Pekalongan City . The results of the study showed that the competitiveness of Batik Batik Pekalongan higher than Batik Cina interms of product, marketing and services (advertising and brand). Competitiveness strategy of small industrial businesses Batik Pekalongan against Batik Cina products, namely, The use of product strategy Batik Pekalongan using labeling of Batik Pekalongan, advertising strategies and socialization services to the community, strengthen brand and marketing strategy retain the quality and innovate to create a refreshing trend batik marketing.

Kata Kunci : Batik, Daya Saing, Strategi.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.