Efisiensi usaha tambak udang di Kabupaten Tanah Laut
SOFIA, Leila Ariyani, Prof.Dr.Ir. Kamiso HN., M.Sc
2001 | Tesis | S2 Ekonomi PertanianPenelitian ini ci&hkan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi, keuntungan dan efisierisi usaha tambak udang selama satu musim tanam tahun 2000 di Kecamatan Kintap dan Kecamatan Takisung Kabupaten Tanah h u t Propinsi Kalimantan Selatan. Pemilihan lokasi penelitian menggunakan metode purposive sampling dan petani responden diambil secara sensus yaitu 37 petani (Kintap) dan 20 petani (Takisung). Estimasi fungsi produksi dan fungsi keuntungan tipe Cobb Douglas menggunakan metode Ordinary Least Square (OLS). Fungsi produksi frontier stokastik diperoleh dari metode Maximum Likelihood Estimation (MLE) dengan model tobit. Hasil penelitian usaha tambak udang menunjukkan bahwa : (1) Pada Kecamatan Kintap, padat penebaran benur, curahan tenaga kerja dan pupuk, kapur, dan pestisida padat mas& &pat ditingkatkan untuk peningkatan produksi udang; Pada Kecamatan Takismg, penggunaan pestisida cair dan curahan tenaga kerja masih dapat ditingkatkan untuk peningkatan produksi udang; Masalah utama yang dapat menunmkan produksi udang adalah tingginya kematian udang, (2) Teknologi budidaya yang dimiliki dan ditempkan petani pada kondisi tambak udang yang ada di Kecamatan Kintap dan Kecamatan Takisung telah efisien, (3) Harga input yang tinggi menyebabkan terbatasnya penggunaan input oleh petani tambak udang di Kecamatan Kintap, sehingga input belum digunakan secara efisien kecuali kapw, Petani tambak udang di Kecamatan Takisung menggunakan input bexlebihan sehingga menjadi ti& efisien, (4) Petani tambak udang di Kecamatan Kintap dalam mengelola budidaya tambak udang secara ekonomi lebih efisien daripada petani di Kecamatan Takisung, sehingga keuntungan petani per usahatani maupun per hektar per mush tanam di Kecamatan Kintap lebih tin& daripada petani di Kecamatan Takisung, (5) Keuntungan petani tambak udang di Kecamatan Kintap dan Kecamatan Takisung masih dapat ditingkatkan apabila dilakukan perluasan tambak yang diusahakan tiap petani, (6) Efisiensi teknis tambak udang di Kecamatan Kintap semakin tinggi apabila jumlah petakan yang diusahakan petani dengan sistem modular bertambah dan diikuti dengan peningkatan pendidikan, pengalaman, jumlah anggota keluarga. Namun peningkatan frekuensi pupuk Urea krnyata akan menunrnkan efisiensi teknis; Efisiesi teknis tambak udang di Kecamatan Takisung semakin tinggi apabila lama pengeringan ditambah dan diikuti dengan peningkatan pendidikan petani
Research has conducted to find out kffecting factors of production, profit and efficiency of shrimp pond farm for one planting season in year 2000 at sub district Kintap and Takisung, Tanah Laut regency, South Kalimantan. Research location selected by purposive sampling method and respondent taken by census : 37 Kintap fanners and 20 Takisung farmers. Estimation of Cobb Douglas type production and profit function was using Orslmary Least Square (OLS). Stochastic fiontier production function acquired from Maximum Likelihood Estimation (MLE) method by tobit model. Result of shrimp pond farm research showed : (1) At Kintap sub district shrimp fry density, lime, pesticide, labor and fertilizer could be increase to get shrimp production increasing. At Takisung sub district liquid pesticide and labor could be increase to get shrimp production increasing. The main problem that could decrease production was high shrimp mortality. (2) Shrimp culture tecnology that own and applied by farmers at both sub district has already efficient. (3) High input price was causing inefficient input use at Kintap sub district except lime. Farmers at Takisung sub district over use input therefore become inefficiency. (4) Shrimp pond farmers at Kintap sub district economically more efficient than Takisung farmers, it made profit per farm operation or per hectare per planting season highex. (5) Profit at both sub districts could be increased as shrimp pond area f m e r extended. (6) Technical efficiency of shrimp pond at Kintap sub district became higher as unit amount that pond with modular system increased and followed by education, experience, also farmers family member increased. But increasing of Urea fertilizer would be lowered technical efficiency. Technical efficiency of shrimp pond at Takisung sub district became higher as drying duration increased and followed by farmers education increased.
Kata Kunci : Usahatani Tambak,Efisiensi, efficiency, shrimp pond farm, production factor, profit