Laporkan Masalah

Studi komparatif usahatani kapas dan jagung pada lahan sawah di Kabupaten Bulukumba

KADIR, Syafruddin, Ir. Sutrilah, MS

2001 | Tesis | S2 Ekonomi Pertanian

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berpengaruh pada produksi, dan keuntungan, efisiensi penggunaan faktor produksi, serta mengkaji efisiensi ekonomi usahatani kapas dan jagung.. Penelitian dilaksanakan di kecamatan Ujung h e , kabupaten Bulukumba pada bulan Desember 2000 sampai Pebruari 200 1 , dengan menggunakan metode survei dengan sampel30 orang petani kapas dan 30 orang petani jagung. Analisis regresi dengan metode Ordinary Least LSpzre (OLS) untuk mengestimasi fungsi produksi dan fungsi keuntungan type Cobb Douglas. Hail analisis menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh pada produksi kapas adalah pupuk SP36, pupuk Urea, dan insektisida. Sedangkan pada usahatani jagung, faktor yang berpengaruh pada produksi adalah pupuk SP36, pup& Urea, dan tenaga kerja. Secara teknis penggunaan faktor produksi pada usahatani kapas lebih efisien &banding penggunaan faktor produksi pada usahatani jagung. Faktor yang berpengaruh pada keuntungan usahatani kapas adalah luas lahan (pengaruh positif), harga pupuk Urea dan harga benih (pengaruh negatif). Faktor yang berpengaruh pada keuntungan usahatani jagung adalah luas lahan (pengaruh positif), harga pupuk SP36, harga pupuk ZA, dan harga pupuk Urea masing-masing berpengaruh negatif pada keuntungan usahatani jagung. Keuntungan usahatani kapas lebih besar 'dibandingkan keuntungan usahatani jagung, namun secara ekonomis tidak terdapat perbedaan efisiensi produksi. Penggunaan pupuk Urea dan pupuk SP36 pada usahatani kapas belum efisien, sedangkan pada usahatani jagung faktor produksi yang belum efisien adalah pupuk Urea. Penggunaan faktor produksi lainnya sudah efisien secara alokatif baik pada usahatani kapas maupun usahatani jagung

This study aim at identifjmg factors influencing production and profit, determining factor use efficiency, and examining the economic emciency. The study was done in the District of Ujung Loe, Bulukumba Regency on December 2000 to February 2001 using a survey method. Primary data were collected from randomly sampled cotton and corn farmers of thirty farmers each. Both production and profit function was estimated using Ordinary Least Squared method based on Cobb-Douglas type equation model. The analysis showed that production factors contributed to cotton production were SP-36, urea, and insecticide. While in corn production were SP-36, urea, but with labor. Technically, cotton production were more efficient than corn production. Farmer profit was positively affected by farm size, but negatively affected by the price of urea and seeds. While corn production, the profit was similarly affected positively by farm size, and negatively affected by the price of fertilizer (SP-36, ammonium sulphate, and urea). There were no difference in economic efficiency between cotton and corn production. Use of urea and SP-36 in cotton production was not efficient. while in corn production, the use of Urea was not efficient. For other factors in both crop production, they were efficient.

Kata Kunci : Usahatani Kapas dan Jagung,Lahan Sawah, furm htrsines, cotton, corn, production factor. technicul eficienq, ullocut ive eflciency, economic eflciency


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.