PENYUSUNAN TABEL VOLUME HASIL PENJARANGAN KAYU JATI (Tectona grandis L. f.) DI BAGIAN HUTAN BANGLEAN, KPH RANDUBLATUNG PERUM PERHUTANI UNIT I JAWA TENGAH
DITA ARSIRA YUSTITIA SRIDEVI, Ir. Budi Murdawa
2013 | Skripsi | MANAJEMEN HUTANKegiatan pengelolaan hutan yang baik membutuhkan suatu rencana pengelolaan yang cermat dan terarah agar dapat menjamin kelestarian hutan, baik dari kelestarian hasil (produktivitas kayu) maupun kelestarian ekologi hutan. Untuk mengetahui besarnya produktivitas dibutuhkan instrumen yang mampu menaksir volume per pohon. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menyusun persamaan pendugaan volume serta menyusun tabel volume kayu jati pada kegiatan penjarangan di Bagian Hutan Banglean, KPH Randublatung Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah. α Penelitian ini menggunakan dua persamaan yaitu persamaan dengan satu peubah bebas (dbh) menggunakan model Berkhout V= (D) b dan persamaan pendugaan volume dengan dua peubah bebas (dbh-h) menggunakan model Schumacher Hall V=α(D) b (h) c . Penyusunan model persamaan yang dilakukan menggunakan data sebanyak 190 pohon dan untuk validasi model persamaan 95 pohon. Persamaan pendugaan volume yang diperoleh diuji penerimaan model persamaannya menggunakan kriteria koefisien determinasi (R 2 ), adjusted R square (Radj 2 ), uji t dan signifikansi uji F. Uji validasi menggunakan kriteria simpangan agregat (SA) dan simpangan rata-rata (SR). Persamaan yang telah divalidasi digunakan untuk menyusun tabel volume. Persamaan model berkhout yang diperoleh adalah V= 3.4x10 -5 (Dbh) 2.782 dengan nilai koef. determinasi (R 2 )=0.986 dan Radj 2 =0.971 dengan nilai SA=1% dan SR=9.07%. Persamaan pendugaan volume model schumacher hall V=7.53x10 - 5 (dbh) 2.256 (h) 0.364 dengan nilai koef. determinasi (R 2 )=0.989 dan Radj 2 =0.978 dengan nilai SA=0.6% dan SR=1.08%. Berdasarkan kedua persamaan tersebut disimpulkan bahwa persamaan dengan satu peubah lebih praktis, disamping itu penambahan peubah tinggi hanya memiliki peran kecil dalam persamaan pendugaan volume.
Good forest management activity needs an accurate and precise management plan in order to ensure forest sustainability, both for yield (timber productivity) and forest ecology. To identity the quantity forest product needs tree volume estimation instrument. This study was there for conducted for building volume equations and thinning volume table for teakwood on BH Banglean, KPH Randublatung Perum Perhutani Unit I Central Java. This research has two equations which were equations with an independent variable (dbh) using Berkhout V=α(D) b model and estimated volume equation with two independent variable (dbh-h) using Schumacher Hall V=α(D) b (h) c model. Equation modeling was performed using the data of 190 trees and 95 trees to validate the equation model. Result one stimated volume equation would be examined for its model acceptance equation using following criteria: coefficient of determination (R 2 ), adjusted R square (Radj 2 ), t test and F test signification. Validation test was test in accordance with criteria of aggregate deviation (SA) and mean deviation (SR). Validated equation was used to compose the volume table. Berkhout model equation compilation was V=3.4x10 -5 (Dbh) 2.782 with coefficient of determination with value (R 2 ) of 0.986 and Radj 2 =0.971 with value of SA=1% and SR=9.07%. Schumacher hall model of estimated volume equation was V=7.53x10 -5 (dbh) 2.256 (h) 0.364 with coefficient of determination value of (R 2 )=0.989 and Radj 2 =0.978 with value of SA=0.6% and SR=1.08%. Based on through both equations it could be concluded that equation with one variable was more practical, biside adding high variable had a small contribution in estimated volume equation.
Kata Kunci : Pendugaan volume, penjarangan, penyusunan tabel volume, kayu jati.