Laporkan Masalah

Analisis usaha ternak sapi perah sistem kampung ternak dan individual di Kabupaten Banyumas

MASTUTI, Sri, Dr.Ir. Masyhuri

2001 | Tesis | S2 Ekonomi Pertanian

Penelitian ini mengkaji produksi, efisiensi teknis dan keuntungan usaha ternak sapi perah sistem kampung ternak dan sistem individual. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Banyumas yang merupakan salah satu daerah pengembangan sapi perah di Propinsi Jawa Tengah. Pengumpulan data primer dilaksakan dengan cara survai terhadap 80 orang peternak. Estimasi fungsi produksi dan fungsi keuntungan Cobb-Douglas digunakan metode Ordinary Least Square (OLS). Perbedaan efisiensi teknis dan efisiensi ekonormis antara sistem kampung ternak dan individual ditentukan dengan variabel dummy hasil estimasi fungsi produksi dan fungsr keuntungan. Hasil fiurgsi produksi pa& sistem kampung temak.menunjukan bahwa pakan hijauan, pakan konsentrat, umur ternak, bulan laktasi dan pengalaman beternak berpengaruh terhadap produksi susu. Sedangkan pada sistem individual pakan hijauan, pakan konsentrat, curahan jam kerja, umur temak dan bulan laktasi berpengaruh nyata terhadap produksi sum. Dari variabel dummy menunjukan bahwa tidak ada perbedaan efisiensi teknis antara paneliharaan sistem kampung ternak dan sistem individual. Analisis fungsi keuntungan pada sistem kampung temak memperlihatkan bahwa upah tenaga kerja, umur ternak, periode laktasi, bulan laktasi dan pendidikan peternak berpengaruh nyata terhadap keuntungim. Sedangkan pada sistem individual, upah tenaga kerja, umur temak dan bulan laktasi berpensaruh nyata terhadap keuntungan. Variabel dummy menunjukan bahwa usaha ternak sapi perah sistem kampung tidak lebih menguntungkan. Hal ini disebabkan karena pada sistem kampung ternak: (1) harga pakan hijauan dan pakan konsentrat lebih murah, (2) hasil produksi rata-rata lebih tiqgi, dan (3) barga susu per satuan lebih tinggi .

This research was aimed to study production, technical efficiency and the profit of group and individual system on small holder dairy cattle farm. The research has been conducted in Banyumas Regency. Datta collection was done by surveying about 80 farmers. Cobb -Douglas production and profit fuction estimation employed Ordinary Least Square (OLS) method. The defferens of technical and economical efficiency between group and individual system were determined by dummy variable from the result of production and profit function estimation. The result of production fuction on group system showed that forage , concentrate, animal age, lactation mouth and f m experience have an effect on milk production. However, on individual system, forage, concentrate, animal age, lactation mouth and work hours out flow have a significant influence on milk production. From the dummy variable showed that there were no technical efficiency differences between group and individual system. Profit fuction analysis on group system showed that man power pay, animal age, lactation period, lactation mouth and farmer education have a significant influence on the profit. Whereas, on individual system influence of man power pay, animal age and lactation mouth were significant on the profit. Dammy variable showed that group system has more profit than individual system, it was because on group system : (1) has cheaper price on forage and concentrate cost, (2) has higher average of production result, and (3) has higher price of milk per unit

Kata Kunci : Usaha ternak Sapi Perah,Sistem Kampung Ternak


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.