Laporkan Masalah

FAKTOR - FAKTOR MANAJERIAL PELAYANAN TUBERKULOSIS DAN TINGKAT KETERATURAN BEROBAT PASIEN TB DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MUNTILAN

Hery Sumantyo, dr. Ari Probandari, MPH, Ph.D.

2013 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium Tuberculosis, yang telah menjadi kegawatdaruratan global. TB dengan resistensi obat ganda (MDR) adalah komplikasi yang muncul sebagai akibat tidak teratur minum obat. Keteraturan berobat memainkan peran penting dalam pengobatan pasien TB. Tujuan: Untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan manajemen yang terkait dengan tingkat keteraturan dalam pengobatan pasien TB di rumah sakit. Metode: Jenis Penelitian ini adalah mixed methods dengan desain concurrent triangulation. Metode ini menggabungkan data kuantitatif dan data kualitatif, yang dianalisis secara komprehensif untuk menjawab masalah penelitian. Subyek adalah pasien dengan TB yang dirawat di Rumah Sakit Muntilan pada periode antara 1 Januari sampai dengan 31 Desember 201 dengan total sampling dari 30 kasus dan simple random sampling dari 30 kontrol. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tidak ada hubungan statistik antara penggunaan pemantauan dengan lembaran (TB01/TB02), serta tawaran menggunakan fasilitas kesehatan terdekat dan keteraturan pengobatan, (2) ada hubungan yang signifikan secara statistik antara upaya untuk menghubungi/ mengontak pasien TB, adanya pengawas minum obat (PMO), edukasi kepada pasien/ PMO dan keteraturan pengobatan. Selain itu, kebijakan rumah sakit untuk pengadaan ruang pemeriksaan khusus TB, sarana komunikasi yang memadai serta alokasi sumber daya manusia untuk TB merupakan faktor penting untuk keberhasilan pengobatan TB. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan pentingnya faktor manajemen tingkat mikro seperti edukasi kepada pasien TB/ PMO, yang dengan didukung oleh kebijakan rumah sakit untuk melaksanakan strategi DOTS. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor manajerial danketeraturan berobat TB pada anak.

Background: Tuberculosis (TB) is an infectious disease caused by Mycobacterium Tuberculosis, which has been a global emergency. Tuberculosis with multiple drug resistance (MDR) is a complication that appears as a risk for irregular medication. Continuity of care plays a important role in the treatment of patients with TB. Objective: To analyze the management related factors related to the level of regularity in the treatment of TB patients in the hospital. Methods: The research applied a mixed methods concurrent triangulation design. This method combined quantitative data and qualitative data, which were comprehensively analyzed to answer the research problem. Subjects were patients with TB who were treated in the Muntilan hospital in the period between January 1 to December 31, 201 by total sampling of 30 cases and a simple random sampling of 30 controls. Results: The results show that (1) there are no statistical relationships between the use of TB form monitoring (TB01/TB02) as well as the offer of using nearest health facility and regularity of treatment, (2) there are statistical significant relationships between the effort to contact the TB patient, available drug observers, education to patient/drug observer and treatment regularity. In addition, the hospital policy and available specific room and communication devices, human resource allocation to TB are important factors to the success of TB treatment. Conclusions: The research shows the importance of micro level management factors such as education to TB patients/drug observers, with supports by macro level factors such hospital policy to the implementation of DOTS strategy. Further research is needed to explore the managerial factors to regular TB treatment among pediatrics.

Kata Kunci : Tuberkulosis, kontinyuitas perawatan, keteraturan pengobatan, Tuberculosis, continuity of care, treatment regularity


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.