Laporkan Masalah

ANALISIS FOLKLOR JEPANG DALAM ANIME GEGEGE NO KITAROU, INUYASHA, DAN NATSUME YUUJINCHOU

AGUSTINA DYAN P, Yayan Suyana, S.S., M.A.

2014 | Skripsi | SASTRA JEPANG

s Skripsi ini merupakan penelitian mengenai folklor Jepang yang terdapat di dalam anime Gegege no Kitarou, Inuyasha, dan Natsume Yuujinchou. Skripsi ini merupakan penelitian budaya dengan pendekatan trukturalisme dinamik. Pendekatan strukturalisme dinamik penulis gunakan untuk membandingkan antara folklore yang terdapat di dalam anime dengan kenyataannya. beberapa sineas Jepang b Jepang memiliki tradisi folklor yang amat banyak yang diwariskan secara turun temurun baik dalam bentuk cerita lisan maupun adat istiadat. Dengan kreativitas dan teknologi yang sudah ada, erhasil membuat folklor Jepang ke dalam bentuk yang lebih menarik dan dikenal masyarakat luas baik di dalam Jepang maupun di luar Jepang. Beberapa diantaranya terdapat di dalam animasi Jepang atau biasa disebut dengan anime. Yuujinchou Gegege no Kitarouu, Inuyasha dan Natsume merupakan obyek dari penelitian ini. Ketiga anime tersebut penulis pilih karena pertama ketiga anime tersebut merupakan anime yang mengangkat tema folklor Jepang. Kedua, ketiga anime tersebut merupakan anime yang sukses dan diterima di kalangan penggemar budaya populer Jepang baik di Jepang maupun di luar Jepang. menunjuk Hasil dari skripsi ini kan bahwa sineas Jepang memiliki kreativitas yang tinggi. Dengan kreativitas yang tinggi dan teknologi yang dimiliki, mereka dapat membuat kembali folklor Jepang yang hampir punah ke dalam bentuk yang lebih menarik dan diminati oleh masyarakat luas meski beberapa di antaranya sedikit berbeda dengan apa yang ada di masyarakat.

Gegege no Kitarou This thesis is a research about Japanese Folklore in anime , Inuyasha and Natsume Yuujinchou. This thesis is a cultural studies that use dynamic structuralism approach. Researcher used dynamic structuralism approach to compare between folklore contained in anime with reality. so many traditions Japan has of folklore that had inherited for generation whether in story form or in tradition form. With some creativity and existing technology that they had, some Japanese filmmaker has succeeded by making some Japanese folklore into more interesting form and well known by people whether inside Japan or outside Japan. Some of them can be found in Japanese animation or can be called anime. Natsume Gegege no Kitarou, Inuyasha and Yuujinchou is the object of this research. These animation was chosen to be the object of this research because first these anime are animes that contained themed Japanese folklore. Second is because these three anime are successful animes and received among fans of Japanese popular culture both in Japan and outside Japan. -m The result of this paper shows that some Japanese film aker has high quality of creativity. With creativity and technology that they had, they can make the almost endangered Japanese folklore into a form that is more attractive and desirable by public, although some are a little different than what is in the reality.

Kata Kunci : folklor, anime, Gegege no Kitarou, Inuyasha, Natsume Yuujinchou, Strukturalisme dinamik.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.