MAKNA PUISI \"RISALATUN ILA RAJULIN MA..\" DALAM ANTOLOGI /YAUMIYYATU IMRA'ATIN LA MUBALIYATIN/ KARYA NIZAR QABBANIY: ANALISIS SEMIOTIK
DYAH AYU SETYANINGRUM, Ibu Mahmudah, S.S., M.Hum.
2014 | Skripsi | SASTRA ARABNizÄr adalah penyair Arab modern dari Negara Syria. NizÄr banyak mengangkat tema politik, cinta, dan perempuan pada puisi-puisinya. Puisi “RisÄlatun ilÄ Rajulin MÄ...†merupakan salah satu puisi karya NizÄr QabbÄnÄ«y dalam antologi puisi YaumiyyÄtu Imra’atin lÄ MubÄliyatin. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan makna yang terkandung dalam puisi “RisÄlatun ilÄ Rajulin MÄ...â€. Puisi tersebut mengandung banyak tanda. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan teori semiotik untuk memaknai tanda-tanda dalam puisi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode pembacaan semiotik untuk menganalisis puisi “RisÄlatun ilÄ Rajulin MÄ...â€. Pertama pembacaan heuristik dan kedua pembacaan hermeneutik. Dalam pembacaan heuristik, karya sastra dinaturalisasikan sesuai dengan struktur tata bahasa normatif, yakni bahasa Arab. Selanjutnya, untuk mencari maknanya dilakukan pembacaan hermeneutik. Dalam hal ini puisi “RisÄlatun ilÄ Rajulin MÄ...†dibaca ulang sekaligus memberi makna berdasarkan konvensi sastranya. Dari hasil analisis, dapat diketahui puisi “RisÄlatun ilÄ Rajulin MÄ...†mengungkapkan bahwa dominasi laki-laki yang selama ini didukung oleh kebudayaan patriarkat telah membuat perempuan menjadi objek penindasan dari zaman ke zaman. Oleh karena itu, perempuan ingin melakukan pemberontakan untuk meruntuhkan dominasi laki-laki.
NizÄr is a modern Arab poet from the State of Syria. NizÄr much raised the theme of politic, love, and women in his poems. A work entitled “RisÄlatun ilÄ Rajulin MÄ...†is a poem by NizÄr QabbÄnÄ«y in the poetry anthology YaumiyyÄtu Imra'atin La MubÄliyatin. This research aims to reveal the meaning contained in the poem “RisÄlatun ilÄ Rajulin MÄ...â€. Poem “RisÄlatun ilÄ Rajulin MÄ...†contains a lot of signs. Therefore, this study uses semiotic theory, which shows the meaning of the signs embodied in the poem. This research uses semiotic reading method to analyze the poem “RisÄlatun ilÄ Rajulin MÄ...â€. The first is heuristic reading phase, and the second phase namely hermeneutic reading. Within heuristic reading, literary works being naturalized according to the normative grammar structure, namely Arabic. Furthermore, in order to find the meaning, a hermeneutic reading is performed. In this case the poem “RisÄlatun ilÄ Rajulin MÄ...†being re-read, as well as performed giving meaning by literary conventions. From the analysis results, it can be seen that the poem“RisÄlatun ilÄ Rajulin MÄ...†reveals that male dominance that had been supported by a patriarchal culture has made women becoming the object of oppression from age to age. Therefore, women will do the rebellion to undermine male dominance.
Kata Kunci : NizÄr, perempuan, dan semiotik.