Laporkan Masalah

ANALISIS MUTU PRODUK DAN PELAYANAN CAFÉ SUSU JOGJA MILK DALAM UPAYA MENINGKATKAN DAYA SAING BISNIS

NENSI DEWI YANUARTI, Prof. Dr. Ir. Moch. Maksum, M. Sc.

2014 | Skripsi | TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN

Susu merupakan salah satu bahan pangan yang memiliki kandungan gizi yang cukup lengkap dan memiliki peranan penting bagi kesehatan manusia. Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan, meningkatkan pula jumlah permintaan akan susu. Kondisi ini merupakan peluang bisnis yang cukup baik dan menjadi daya tarik bagi para produsen susu sapi untuk masuk dan bersaing merebut pangsa pasar. Salah satu bisnis susu sapi yang sedang marak di Yogyakarta adalah café susu. Persaingan bisnis café susu di Yogyakarta menuntut produsen untuk memperhatikan tercapainya suatu tingkat kepuasan pelanggan, yang dapat menjamin loyalitas pelanggan agar dapat mempertahankan pangsa pasarnya. Salah satu langkah yang dapat ditempuh adalah dengan menganalisis mutu produk dan pelayanan dari café susu. Metode yang digunakan untuk menganalisis mutu produk serta pelayanan café susu adalah Quality Function Deployment (QFD). QFD merupakan suatu proses atau mekanisme terstruktur untuk menentukan kebutuhan pelanggan dan menterjemahkan kebutuhan-kebutuhan tersebut ke dalam kebutuhan teknis yang relevan. Tahapan dari metode QFD yaitu: 1) indentifikasi kebutuhan kosumen, 2) menghitung tingkat kepentingan konsumen, 3) analisa tingkat kinerja produk dan pelayanan, 4) menentukan tujuan masa depan, 5) menghitung rasio perbaikan, 6) menentukan titik penjualan (sales point), 7) menghitung skala kepentingan konsumen dan normalisasinya, 8) membuat daftar kebutuhan teknis, 9) analisa hubungan kebutuhan konsumen dengan kebutuhan teknis, 10) analisa tingkat kesulitan kebutuhan teknis, 11) prioritasi kebutuhan teknis, 12) hubungan antar kebutuhan teknis, 13) penyusunan HoQ. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah perbaikan mutu produk dan pelayanan yaitu dengan bekerja sama dengan koperasi susu, tidak menyimpan bahan baku susu lebih dari 3 hari, menetapkan visi dan misi yang jelas, melakukan komunikasi dua arah yang baik, memberikan motivasi kepada karyawan, pelatihan dan pengarahan karyawan secara berkala, memberikan pelatihan etika kerja pada karyawan, dan evaluasi berkala terhadap kinerja karyawan.

Milk is one of foods that has a complete nutrient content and has an important role for human health. Along with the increasing awareness of the importance of health, demand will also increase the amount of milk. This condition is fairly good business opportunity and become an attraction for producers of cow's milk to come in and compete for market share. One cow dairy business emerging in Yogyakarta is milk café. Competition café in Yogyakarta demanding milk producers to pay attention to the achievement of a level of customer satisfaction, which can ensure customer loyalty in order to maintain its market share. One step that can be taken is to analyze product and service quality of the milk café. The method used to analyze the quality of products and services are the dairy café Quality Function Deployment (QFD). QFD is a structured process or mechanism to determine customer needs and translate those needs into technical requirements relevant. Phases of QFD are: 1) identification of customers in need, 2) calculate the level of consumer interest, 3) the analysis of product performance and service levels, 4) determine future goals, 5) calculate the ratio of repair, 6) determine the point of sale (sales points), 7) to calculate the scale of the interests of consumers and normalization, 8) makes a list of technical requirements, 9) analysis of the relationship with the customer needs technical needs, 10) analysis of the level of difficulty of technical requirements, 11) prioritization of technical requirements, 12) the corelations between technical needs analysis, 13) the preparation of the HOQ. The results obtained from this study is the formulation of the product and service quality improvement, the ways are: working with the cooperative milk, raw milk does not store more than three days, establish a clear vision and mission, doing a good two-way communication, provide motivation to employees, training and briefing employees on a regular basis, provide training on employee work ethic, and periodic evaluation of the performance of employees.

Kata Kunci : Kualitas produk dan pelayanan, Quality Function Deployment, kepuasan konsumen.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.