Kinerja penyuluh pertanian dalam pengembangan agribisnis nenas di Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar
BESTINA, Ir. Supriyanto, MSc
2001 | Tesis | S2 Ekonomi PertanianPenelitian di Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar Propinsi Riau pada tahun 2001 bertujuan untuk melihat sejauhmana kinerja penyuluh pertanian dalam pengembangan agribisnis nenas dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhinya, serta apakah ada hubungan antara tingkat partisipasi petani dengan kinerja penyuluh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis. Pengumpulan data-data primer menggunakan kuessioner dengan mewawancarai berbagai responden yang terdiri dari 60 orang petani, 10 orang penyuluh pertanian, dan seorang Kepala BPP. Untuk memperoleh kesepadanan penilaian diantara kelompok responden dilakukan uji Konkordasi Kendall. Metode analisis dilakukan dengan uji statistik parametik dan non parametrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja penyuluh pertanian dalam pengembangan agribisnis nenas belum optimal. Belum optimalnya kinerja penyuluh pertanian ini disebabkan oleh 1). motivasi penyuluh dalam melaksanakan tugas hanya sekedar untuk memenuhi kewajibannya, 2). Kemampuan penyuluh masih terbatas, dan 3). Tingkat partisipasi petani dalam pelaksanaan kegiatan usahatani nenas juga sedang.
The study in -Tambang subdistrict, Kampar regency, Riau province in 2001 aims to investigate the performance of agricultural extension agents in pineapple agribusiness development, factors influencing the performance, and the relationship between the performance of agricultural extension agents with the participation level of farmers. Method used in this study is descriptive analysis. The study was conducted by interviewing various respondents which consist 60 farmers, 10 agricultural extension agents, and the head of Institute for Agricultural Extension. Concordance Kendall test was used to obtain the agreement assessment among several respondent groups. Whereas, parametric statistic test and non parametric statistic, were used as analysis methods. The findings show that agricultural extension agents have medium performance in pineapple agribusiness development. The performance have not been optimal yet due to 1). The motivation of agriculture extension agents in implementing their task just for doing their obligation, 2). The agricultural extension agents still have limited ability, 3). the participation level of farmers in pineapple farming are also medium.
Kata Kunci : Kinerja, Penyuluh Pertanian, Agribisnis, Nenas, Performance, Agricultural Extension Agents, Agribusiness, Pineapple