KEPOPULERAN SUSHI DI YOGYAKARTA
ELLYZA CRISTIN MEGASARI, Sri Pangastoeti, S.S., M.Hum.
2013 | Skripsi | SASTRA JEPANGSkripsi ini membahas mengenai bagaimana perkembangan sushi di Yogyakarta. Sushi merupakan salah satu masakan Jepang berupa nasi yang dicampur dengan cuka dan lauk lain. Sushi adalah masakan Jepang yang populer di dunia, termasuk Indonesia. Kepopuleran ini menunjukkan globalisasi sushi, yaitu sushi telah disukai dalam lingkup dunia. Sushi juga menjadi populer di Yogyakarta. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa sushi populer di Yogyakarta pada tahun 2011. Hal ini ditandai oleh berbagai restoran sushi yang muncul mulai tahun tersebut. Dalam perkembangannya, terdapat beberapa faktor yang berperan sebagai pendukung diterimanya sushi oleh warga Yogyakarta, dan sebagai media penyebaran informasi sushi. Faktor internal berupa alasan dari pemilik restoran sushi menjual sushi dan konsumen sushi mengonsumsi sushi. Faktor eksternal berupa modifikasi sushi, pengaruh media massa dan internet, serta ajakan dari keluarga dan teman. Faktor-faktor ini saling berkaitan satu sama lain. Prospek restoran sushi di Yogyakarta saat ini cukup baik. Meskipun begitu, tetap diperlukan inovasi-inovasi agar restoran tersebut dapat terus berjalan dengan baik.
This research is about the development of sushi in Yogyakarta. Sushi is one of Japanese traditional food, in form of rice that mixed with vinegar and other ingredients. Sushi has become popular throughout the world, including Indonesia. This popularity shows the globalization of sushi, which sushi has been loved worldwide. Sushi has been popular also in Yogyakarta. Based on the analysis conducted, it can be concluded that sushi has been popular in Yogyakarta started from 2011. It can be seen from some sushi restaurants that have started their business since that year. In its development, there are some factors that played some roles, as a supporting factor for sushi to be welcomed by Yogyakarta’s people and as a medium for spreading of sushi’s information. Internal factors are the owner’s reasons for opened sushi restaurants and consumer’s reason why do they consume sushi. External factors are sushi modifications, mass media and internet influences, and introduction from family or friends. These factors are related one to each other. The prospect of sushi restaurants in Yogyakarta is considerably well, but innovations are still needed in order to maintain the business’ continuity.
Kata Kunci : Sushi, perkembangan, populer, globalisasi