Laporkan Masalah

TERJEMAHAN CERITA ANAK OSHIIRE NO BOUKEN KARYA FURUTA TARUHI DAN TABATA SEIICHI

ERVINA GALIH PRADIKA PUTRI, Drs. Tatang Hariri, M.A.

2013 | Tugas Akhir | D3 BAHASA JEPANG

Tugas Akhir ini berjudul “OSHIIRE NO BOUKEN” merupakan terjemahan cerita anak. Di tempat penitipan anak yang bernama Sakura, ada dua benda yang menyenangkan. Yang pertama adalah lemari dinding dan yang kedua adalah nenek tikus. shiire Permasalahan dalam menerjemahkan cerita O no Bouken ini adalah proses menerjemahkan dari bahasa sumber, yakni bahasa Jepang ke dalam bahasa sasaran, yakni bahasa Indonesia. Mengetahui pesan moral yang terkandung dalam cerita tersebut. Hal inilah yang melatarbelakangi penulis untuk mengambil tema terjemahan untuk Tugas Akhir. Untuk menerjemahkan cerita anak ini penulis menggunakan metode terjemahan komunikatif. Metode ini mempertahankan makna kontekstual bahasa sumber. sebagai murid harus bisa Dari hasil terjemahan, cerita anak ini awalnya bercerita tentang dua anak yang menimbulkan keributan. Bernama Satoshi dan Akira. Hal ini disebabkan karena Satoshi merebut mainan Akira. Oleh karena itu, mereka berdua di kurung dalam lemari dinding oleh sang guru. menaati Pesan moral dalam terjemahan cerita ini berdasarkan penilaian penulis yaitu guru. Selain itu, jangan mengambil barang orang lain tanpa ijin.

The Final Assessment, entitled “Oshiire no Bouken” which tells that there are 2 things that are fun in the daycare named Sakura. First is wall cabinet, the latter is rat’s grandmother. The issue in translating the story of Oshiire no Bouken is the translating process from source language, Japanese, into target language, Bahasa, as well as acknowledging moral lesson containing in the folktale. Above are the causes that background the writer in taking the theme of translation in the Final Assessment. To translate the story of these children story, the author use their communicative translation method. This method maintains the contextual meaning of the source language. Based on the translation result, this children story started with a noise that made by two children who was named Satoshi and Akira, because Satoshi grabs Akira’s toy. Therefore, both of them was locked to the wall cabinet by the teacher. Based on the assessment of the writer, the moral message of the translation is student should obedient with the teacher. In addition, do not wear anything without other people know.

Kata Kunci : Anak , Terjemahan, Metode Terjemahan Cerita Komunikatif, Oshiire no Bouken.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.