Pengaruh kredit usahatani konservasi terhadap pendapatan dan konsumsi rumah tangga petani di daerah aliran sungai Kabupaten Bantul
ENDRAWATI, Heny, Dr.Ir. Slamet Hartono, MSc
2001 | Tesis | S2 Ekonomi PertanianPenelitian ini dilakukan di Kecamatan Pajangan, dan Dlingo, Kabupaten Bantul dengan tujuan untuk mengetahui (1) pelaksanaan KUK-DAS; (2) pengaruh KUK-DAS terhadap pendapatan petani; (3) pengaruh KUK-DAS terhadap konsumsi rurnah tangga petani dan; (4) penganth KUK-DAS terhadap investasi rumah tangga petani; () kemampuan petani dalam mengembalikan KUK-DAS. Penelitian ini menggunakan metode diskriptif analitif dengan teknik pelaksanam studi komperatif Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja Data yang digunakan data primer yang diperoleli dari 80 sampel nimah tangga petani diambil secara acak. (Think. kepentingan analisis digunakan metode tahulasi, model regresi tinier berganda dengan metode Ordinary Least Squares dan model ratio. Hasil analisis inenunjukkan bahwa petani memiliki orientasi nilai budaya sebagai petani transisi dari petani tradisional menuju petani modern dengan tetap menjaga nilai-nilai gotong royong. Teknologi konservasi disampaikan melalui penyuluhan telah mampu meningkatkan wawasan konservasi petani. Kegiatan usahatani telah niemperhatikan kaidah konservasi sehingga kualitas bangunan konservasi menjadi lebih baik dan berpengaruh terhadap peningkatan produktifitas lahan. KUK-DAS menunjukkan pengaruh signifikan terhadap pendapatan petani, tetapi tidak inentinjukkan pengartili signifikan terhadap kegiatan konsumsi dan investasi rumah tangga. petani. Petani belum memiliki kemainpuan untuk mengembalikan KUK-DAS, namun angka. tunggakannya cukup rendah. Angsuran KUK-DAS tidak hanya berasal dari pendapatan petani tetapi juga dari pendapatan luar usahatani.
The influence of Conservation Farm Credit toward Farmers' Household Income and Consumption on Watershed Areas al Bantul District The objectives of the research which was conducted at sub district Pajangan, Irnogiri and Mingo, in Bantul District, were to find out (1) the implementation of KUK-DAS; (2) the influence of KUK-DAS toward farmers' income; (3) the influence of KUK-DAS toward farmers' household consumption; (4) the influence of KUK-DAS toward farmers' household investment; (5) the fiirmers' ability to pay the KUK-))AS back. The research employed analitical descriptive method using comparative study. The location was purposively chosen. The research used the primary data obtained from 80 samples which was randomly taken. For data analysis, tabular method, multiple tinier regression model with ordinary least squares method and ratio model were employed. The analysis showed that farmers had culture value oriented as transition farmers from traditional to modern farmers by still maintaining the sense of cooperation. Conservation technology that was transferred through information dissemination had improved farmers' knowledge on conservation principles. The farmers' activities that was conducted so far had been in line with conservation principles so that the quality of conservation construction was better and increased of land productivity. KUK-DAS showed a significant influence toward the farmers' income, but didn't show a significant influence the farmers' household consumption and investment. Farmers could not afford to pay KUK-DAS back, although the outstanding balance was quite low. The payment of KUK-DAS was paid not only from farm income but also from offfarm income.
Kata Kunci : Kredit Usahatani Konservasi, Wawasan, Pendapatan, Konsumsi, Conservation Farm Credit, Knowlegde, Income, Consumption