Indirect Refusal Strategies in Three American Movies
NABILA MULIAWATI, Drs. Tofan Dwi Hardjanto, M.A.
2014 | Skripsi | SASTRA INGGRISSkripsi ini bertujuan untuk meneliti penolakan yang digunakan dalam tiga film Amerika, berjudul Letters to Juliet (2010), Jack n Jill (2011), dan Real Steel (2011). Secara khusus, skripsi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan strategi-strategi tidak langsung untuk mengungkapkan penolakan dengan menggunakan strategi-strategi Felix-Brasdefer. Data yang digunakan dalam penelitian ini diambil melalui observasi dari subtitle ketiga film tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 81 ungkapan penolakan, 33 (40.7%) ditemukan dalam film Jack and Jill, 20 (24.7%) dalam Letters to Juliet, dan 28 (34.6%) dalam Real Steel. Perbedaan angka ini mungkin disebabkan oleh genre film. Berdasarkan hasilnya, reason/explanation adalah strategi yang paling sering digunakan yaitu 21 kali (26%), diikuti oleh mitigated refusal dan a combination of strategies yang masing-masing digunakan 19 kali (23.4%). Hasil ini menunjukkan bahwa dalam mengutarakan penolakan dalam Bahasa Inggris, orang-orang cenderung menjelaskan alasan mengapa mereka tidak dapat memenuhi tindakan yang diajukan lawan bicara.
This research aims at investigating refusals used in three American movies, entitled entitled Letters to Juliet (2010), Jack n Jill (2011), and Real Steel (2011). More specifically, it attempts to identify and classify the indirect strategies used to express the refusals by adapting Felix-Brasdefer’s strategies. The data of this research were taken through an observation from the subtitles of the three American movies. The results of the research show that out of the 81 refusal utterances, 33 (40.7% ) were found in Jack and Jill, 20 (24.7% ) in Letters to Juliet, and 28 ( 34.6%) in Real Steel. The differences of occurence rate in these movies might be due to the genres. Based on the findings, reason/explanation is the most commonly used strategy in giving refusals. This strategy was used 21 times (26%), followed by both mitigated refusal strategy and a combination of strategies which were used 19 times (23.4%) each. These results seem to suggest that in giving refusals in English, people tend to explain their reasons why they can not fulfill the act proposed by the interlocutors.
Kata Kunci : penolakan tidak langsung, film Amerika, reason/explanation, mitigated refusal