Laporkan Masalah

PENGARUH BANGSA SAPI POTONG TERHADAP JENIS CACING YANG MENGINFEKSI TERNAK YANG DISEMBELIH DI RUMAH POTONG HEWAN GIWANGAN YOGYAKARTA

ARIKUNTO PADMADEWA, Prof. Dr. Ir. Endang Baliarti, SU.

2014 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penyakit yang disebabkan oleh cacing merupakan masalah besar bagi peternakan sapi potong di Indonesia. Kasus infeksi cacing yang menyerang sapi potong pada peternakan rakyat bisa mengakibatkan penurunan kualitas sapi dan kematian ketika kuantitas cacingnya terlalu banyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bangsa sapi potong terhadap jenis cacing yang menginfeksi ternak yang disembelih di Rumah Potong Hewan Giwangan Yogyakarta. Materi yang digunakan adalah 60 sampel feses sapi, terdiri dari masing-masing 20 ekor Peranakan Ongole (PO), Simmental Peranakan Ongole (SimPO) dan Limousin Peranakan Ongole (LimPO). Metode pemeriksaan feses dilakukan dengan uji Sentrifuse, Parfitt dan Banks serta uji McMaster, di Laboratorium Bagian Parasitologi, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Hasil menunjukkan total ternak yang terinfeksi parasit sebesar 58% dari 60 ekor sampel. Sampel sapi yang terinfeksi cacing dan protozoa, yaitu bangsa PO 30,8%, SimPO 34,6% dan LimPO 34,6%. Jenis cacing yang menginfeksi diantaranya Strongyle 34%, Fasciola sp. 29%, parasit protozoa Coccidia 23%, Trichuris sp. 6%, Moniezia sp. dan Paramphistomum sp. 4%. Disimpulkan bahwa perbedaan bangsa sapi potong berpengaruh terhadap jenis cacing yang menginfeksi.

Worm disease is a major problem for beef cattle farms in Indonesia. Cases of worm infection that attack the beef cattle on the ranch people could lead to decline in the cattle quality and mortality when the worm quantity is over. This research was carried out to know the influence of beef cattle strain about worm type infected cattle were slaughtered in Giwangan Animals Slaughtering House Of Yogyakarta. The materials used 60 feses cattles consist of Peranakan Ongole (PO), Simmental Peranakan Ongole (SimPO) and Limousin Peranakan Ongole (LimPO), 20 each. Feses examination method used the Sentrifuse test, Parfitt and Banks as well as McMaster test, in the laboratory section of Parasitology, Faculty of veterinary, University of Gadjah Mada, Yogyakarta. The results showed by the worm infection of 58%. Cattle sample were worm and parasite is strain PO 30.8%, SimPO and LimPO 34.6% infection of Strongyle worm 34%, Fasciola sp. 29%, parasite Coccidia protozoa 23% Trichuris sp. 6%, Moniezia sp. and Paramphistomum sp. 4%. Concluded of this study there was distinction the beef cattle influencing worm type that infects.

Kata Kunci : Infeksi Cacing, Jenis Cacing, Sapi PO, SimPO, LimPO


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.