PENATAAN KAWASAN PUSAT PERDAGANGAN KOTA PRABUMULIH
SELAMET SYAPRIZAL, Retno Widodo Dwi Pramono, ST., M.Sc
2015 | Skripsi | PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTAKota Prabumulih merupakan kota transit yang terletak di tengah simpul transportasi Sumatera Selatan. Letaknya yang strategis menyebabkan Kota Prabumulih berkembang sebagai kota perdagangan dan jasa yang memenuhi kebutuhan masyarakat prabumulih dan masyarakat sekitar yang melintas di transportasi Sumatera Selatan. Dinamika kehidupan kota dan berbagai aktivitas masyarakat Prabumulih menjadikan ruang pusat perdagangan ini sebagai ruang yang selalu hidup dan menjadi ruang yang paling esensial dalam kehidupan Kota Prabumulih. Dalam perkembangannya, potensi besar sebagai pusat perdagangan dan jasa ini terhambat oleh berbagai permasalahan yang timbul karena kurangnya perencanaan dan penataan di kawasan pusat perdagangan Kota Prabumulih. Macet, banjir, kumuh, pedagang kaki lima yang tidak teratur, dan parkir semerawut menyebabkan keamanan, kenyamanan, dan keindahan kawasan tersebut menjadi terganggu dan meresahkan masyarakat. Penataan kawasan ini bertujuan untuk menciptakan kawasan pusat perdagangan yang aman dari kemacetan, banjir dan genangan air, kekumuhan, dan parkir semerawut, serta menciptakan kawasan pusat perdagangan yang memiliki tata kota yang baik. Kegiatan yang adalah mengidentifikasi potensi dan masalah, serta menyusun masterplan penataan kawasan pusat perdagangan Kota Prabumulih dengan metode rancang kota, bentuk kota, guna lahan kota, dan lansekap kota. Dengan metode tersebut, rencana penataan kawasan ini akan mengatur zonasi, struktur ruang, pola ruang, pengembangan infrastruktur, dan elemen-elemen rancang kota (Kevin Lynch dan Hamid Shirvani).
Prabumulih is a transit town situated in the middle of transportation knot of South Sumatera. Its strategic location enables Prabumulih to be a business and service district in order to provide the needs of either inhabitants or surrounding people who pass the transportation of South Sumatera. Dynamic life of the town and its inhabitants’ activities lead this central business spot into the most essential and alive place in the entire life of Prabumulih. However, over its growth time, several problems which are related to the lack of planning and arrangement of the town appear and impede the town’s great potency as the business and service center. Traffic jam, overflowing, filthiness, unorganized street vendor, and messy parking influence the safety, convenience and beauty of this area as well as frustrate the people. The arrangement of this area is aimed to create a business center area which is free from the traffic jam, flooding and overflowing, filthiness, and messy parking. In addition, it is also aimed to create a business center area with a very well town planning and organization. Some activities were done for the above purposes; those are identifying the potency and problem, and constructing the master plan of organizing the business center area of Prabumulih by using urban design, urban form, urban land use, and urban landscape methods. By using these methods, the planning and arrangement of this area concern with the zoning arrangement, spatial structure, spatial model, infrastructural development, and other elements of urban design (Kevin Lynch and Hamid Shirvani).
Kata Kunci : arrangement, business center area, urban design