Laporkan Masalah

ANALISIS WILLINGNESS TO PAY PENGUNJUNG OBJEK WISATA TAMAN JURUG KOTA SURAKARTA

Anjar Nugraha, Drs.Ahmad Jamli, M.A.

2013 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan

Sebagai salah satu taman wisata kebanggaan Pemerintah Kota Surakarta, Taman Satwa Taru Jurug mengalami pengembangan dan renovasi di segala bidang. Pengembangan itu bertujuan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke taman ini. Beberapa pengembangan tersebut di antaranya ialah pembuatan taman Gesang dan Petilasan Joko Tingkir serta pementasan panggung hiburan terbuka di hari-hari libur. Pengembangan itu merupakan bukti keseriusan pemerintah daerah dalam menjadikan taman ini sebagai objek wisata unggulan Jawa Tengah. Di samping itu, dengan dibentuknya empat instansi pemerintah untuk turut serta menjadi pengelola taman ini, yaitu Dinas Pertanian (sebagai pengawas flora dan fauna), Dinas Pendapatan Daerah (sebagai pengelola manajemen keuangan), Dinas Tata Kota (sebagai pengelola fungsi ruang dan investasi), dan yang ke empat ialah Kantor Pengelola Aset Daerah, juga semakin mempercepat tekad pemerintah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apakah yang mempengaruhi besarnya nilai kesediaan pengunjung untuk membayar Willingness to Pay (WTP) dari pengunjung Taman Jurug. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini berupa uji chi square. Berdasarkan hasil surveiWillingness to Pay(WTP) kesediaan pengunjung untuk membayar terhadap kunjungan di Objek Wisata Taman Jurug Surakarta dan setelah dilakukan analisis data statistik serta pembahasannya, maka dapat disimpulkan bahwa: Faktor Asal daerah, Pendapatan keluarga, lama waktu berwisata, fasilitas umum dan pelayanan petugas, faktor kondisi hewan dan tumbuhan, keadaan lingkungan, dan faktor info adanya hiburan tambahan berpengaruh signifikan terhadap Willingness to Pay(WTP)pengunjung Objek Wisata Taman Jurug Surakarta dan besarnya nilai kesediaan pengunjung untuk membayar Willingness toPay (WTP) dari pengunjung Taman Jurug adalah rata-rata bersedia membayar pada selang nilai Rp10.000 – Rp12.500 sebesar 58 persen dan total dari seluruh responden yang bersedia membayar sebesar Rp281.250 adalah sebesar 43 persen.

As one of the pride zoo in Surakarta, Jurug zoo has been developed and renovated in many areas. It is done in order to increase the number of the visitors in Jurug zoo. There are some of the newest buildings, such as Gesang park, Petilasan Joko Tingkir and also an outdoor show for some art exhibitions on holidays. It proves that the government really concern in making Jurug zoo as the best recreation place in Central Java. Besides, Jurug zoo has also been managed by four government institutions to join and organize this zoo, there are Dinas Pertanian (as a supervisor of flora and fauna), Dinas Pendapatan Daerah (as an organizer of the financial management), Dinas Tata Kota (as an organizer of space function and investment) and the last is Kantor Pengelola Aset Daerah. It also helps the government to make progress for Jurug zoo. Purpose of the research is to know what factor are affecting magnitude of visitors availability in paying Willingness to Pay (WTP) in Jurug Zoo. The research uses chi-square test to analyze the data. Based on survey on Willingness to Pay (WTP) of visitors availability to pay ticket in Jurug Zoo and after statistical data analysis had been conducted, it can be concluded that: hometown factor, family income, duration of visiting, public facility and service of staff, condtition of animal collection and vegetation, environmental condition, and information availability about additional entertainment in the Zoo have significant effect on Willingness to Pay (WTP) of the Jurug Zoo visitors. Magnitude of visitors availability on the Willingness to Pay (WTP) was: 58 percent of the visitors were willing to pay at IDR 10,000 to IDR 12,500 and 43 percent of respondents were willing to pay at IDR 281,250.00.

Kata Kunci : Willingnessto Pay(WTP), Uji Chi square, Pengunjung Taman Jurug Surakarta


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.