Laporkan Masalah

EVALUASI KAPASITAS SALURAN DRAINASE DI SEBAGIAN DAERAH ANTARA JALAN KALIURANG DAN SUNGAI PELANG KECAMATAN DEPOK KABUPATEN SLEMAN YOGYAKARTA

YENI HIJAYATI, Dr. Slamet Suprayogi, M.S.

2013 | Skripsi | GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Fenomena banjir yang terjadi pada musim hujan sering melanda daerah perkotaan. Daerah perkotaan ditunjang oleh infrastruktur berupa bangunan air salah satunya saluran drainase. Saluran drainase di daerah perkotaan berfungsi untuk mengalirkan kelebihan air permukaan ke badan air terdekat secepatnya supaya tidak menggenangi kota. Karena beberapa faktor saluran drainase tidak lagi mampu menampung limpasan yang ada sehingga daerah penelitian dihadapkan pada masalah banjir pada beberapa penggal saluran drainase. Tujuan evaluasi kapasitas saluran drainase adalah untuk melihat apakah saluran drainase mampu menampung debit rencana maksimum kala ulang 2,5, dan 10 tahun atau tidak sehingga terjadi masalah banjir. Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan analisis hujan. Hujan merupakan komponen penting dalam menyumbangkan limpasan permukaan. Data hujan jam-jaman dan harian digunakan dalam analisis hujan. Hujan rencana diperoleh dari penggunaan kurva Intensitas-Durasi-Frekuensi (IDF). Kurva IDF diperoleh dari pengolahan data hujan menggunakan distribusi Log Person III dan penggunaan rumus Talbot. Debit rencana diperoleh dari penggunaan rumus Rasional dan kapasitas saluran maksimum existing diperoleh dari penggunaan rumus Slope Area. Debit rencana maksimum kemudian dibandingkan dengan kapasitas saluran drainase existing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya penggal saluran drainase 4 yang mampu menampung debit rencana kala ulang 2, 5, dan 10 tahun. Penggal saluran drainase 1, 2, dan 3 hanya mampu menampung debit rencana kala ulang kurang dari 10 tahun.

Flood phenomenon which happen on rainy season often times attacks urban area. Urban area is supported by infrastructure like water building such as strom drainage. Strom drainage in urban area has function to flow excess run off to the nearest water body soon in order not to inundate the city. Because of some factors strom drainage unable to retain the run off so that the location of research is faced by flood problem in some pieces of strom drainage. The purpose of drainage capacity evaluation is to observe whether strom drainage can retain design discharge on 2, 5, and 10 years return priod or not that cause flood problem. The method which was used by doing rain analysis. Rain is important component that contribute the run off. Hourly rain data and daily rain data was used in rain analysis. Design rainfall was obtained from the Intensity-Duration-Frequency curve (IDF). IDF curve was determined from processing rain data used Log Person III distribution and Talbot formula. Design discharge was obtained by using Rational formula, and maximum capacity of existing strom drainage was obtained by using Slope Area formula. Then maximum design discharge was compared with existing drainage capacity. The result of the research shows that only piece strom drainage 4 can retain design discharge at 2, 5, and 10 years return priod. Piece of drainage 1, 2, and 3 can retain design discharge for less than 10 years return priod.

Kata Kunci : Saluran Drainase, Hujan Rencana, Metode Rasional, Metode Talbot, Rumus Slope Area, Strom Drainage, Design Rainfall, Rational Formula, Talbot Formula, Slope Area Formula


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.