Laporkan Masalah

BENTUK ARSITEKTUR BANGUNAN DAN PEMANFAATAN RUANG SITUS LIYANGAN TEMANGGUNG JAWA TENGAH

ADHE PAMUNGKAS, Dra. Djaliati Sri Nugrahani

2014 | Tesis | ARKEOLOGI

Topik: Kajian Penelitian ini adalah Situs Liyangan yang berada di Kabupaten Temanggung Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini difokuskan pada bentuk arsitektur bangunanbangunan serta pemanfaatan ruang di Situs Liyangan. Permasalahan: 1. Bagaimanakah bentuk arsitektur bangunan-bangunan di Situs Liyangan? 2. Bagaimanakah pemanfaatan ruang di Situs Liyangan? Tujuan Penelitian: 1. Mendeskripsikan karakteristik bangunan-bangunan yang ada di Situs Liyangan. 2. Mendeskripsikan pemanfaatan ruang yang ada di Situs Liyangan berdasarkan keletakan data arkeologi. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan sifat deskriptif yaitu data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dan diinterpretasikan. Pengumpulan data dilakukan melalui oservasi, baik observasi lapangan maupun studi pustaka. Peneilitian ini berusaha menunjukkan tentang bentuk arsitektur bangunan-bangunan di Situs Liyangan dengan kajian skala mikro. Selain itu penelitian ini berusaha menunjukkan tentang pemanfaatan ruang yang ada di Situs Liyangan dengan kajian skala meso. Kesimpulan: Berdasarkan kajian mikro, bangunan-bangunan di Situs Liyangan memiliki karakteristik khusus karena memiliki bentuk arsitektur yang hanya terdiri dari bagian kaki saja. Bangunan-bangunan di Situs Liyangan tidak dibangun dalam waktu yang sama. Berdasarkan kajian skala meso, pemanfaatan ruang di Situs

Topic: The object of this research study is Liyangan site located in Temanggung District, Central Java Province. This study focuses on the architecture of buildings and the use of area at Liyangan Site. Problems: 1. How is the architecture of the buildings at Liyangan Site? 2. How is the use of Liyangan Site’s area? Research Objectives: 1. Describing the characteristics of the existing buildings at the site Liyangan. 2. Describing the use of existing area at Liyangan Site based on archaeological data positions. Methods: The method used in this research is descriptive qualitative. It means that collected data was analyzed and then interpreted. Data were collected through observation, both field and literature observations. This research tries to show about the architecture of the buildings at Liyangan Site with micro-scale studies. In addition, this study attempts to show the utilization of existing area at Liyangan Site with meso-scalestudy. Conclusion: Based on micro study, buildings at Liyangan site have special characteristics because they have a form of architecture that only consist of legs. The buildings at the Liyangan Site were not built in the same time. Based on meso-scale studies, the use of area at Liyangan site indicates there were worship and residential areas

Kata Kunci : -


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.