HUBUNGAN SISA MAKANAN DENGAN LAMA HARI RAWAT DAN BIAYA PASIEN PESERTA JAMKESMAS / JAMPERSAL DIET MAKANAN BIASA DI RUANG RAWAT INAP KELAS IIIRSUD RADEN MATTAHER JAMBI
Iswanto, Dr. Toto Sudargo, SKM, M.Kes.
2013 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang : Penyelenggaraan makanan merupakan bagian dari kegiatan pelayanan gizi di rumah sakit khususnya di ruang rawat inap. Tingkat kepuasan pasien terhadap mutu makanan akan berpengaruh terhadap makanan yang dikonsumsi. Dampak kepuasan yang rendah terhadap mutu makanan mengakibatkan sisa pada makanan yang diberikan. Sisa makanan merefleksikan asupan zat-zat gizi yang tidak adekuat berdampak malnutrisi kepada pasien. Malnutrisi dapat berpengaruh terhadap lama hari rawat yang lebih panjang dan biaya pasien lebih tinggi. Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan sisa makanan dengan lama hari rawat dan biaya pasien peserta Jamkesmas/Jampersal yang mendapat diet makanan biasa di ruang rawat inap kelas III RSUD Raden Mattaher Jambi. Metode Penelitian : Penelitian ini bersifat observasional dengan rancangan cross sectional. Subyek penelitian ini adalah pasien Jamkesmas/Jampersal yang dirawat di ruang rawat inap kelas III RSUD Raden Mattaher Jambi pada bulan Januari sampai dengan Maret 2013. Data sisa makanan diukur dengan cara ditimbang menggunakan timbangan makanan digital. Analisis data dilakukan dengan univariat dan bivariat. Hasil: Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara sisa makanan pokok, lauk hewani, lauk nabati, sayur dan buah dengan lama hari rawat (p>0,05). Tidak ada hubungan yang bermakna antara sisa makanan pokok, lauk hewani, lauk nabati, sayur dan buah dengan rata-rata biaya responden selama perawatan (p>0,05). Kesimpulan: Rata- rata sisa makanan bervariasi menurut jenis makanan. Tidak ada hubungan yang bermakna antara sisa makanan pokok, lauk hewani, lauk nabati, sayur dan buah dengan lama hari rawat. Tidak ada hubungan yang bermakna antara sisa makanan pokok, lauk hewani, lauk nabati, sayur dan buah dengan rata-rata biaya responden selama perawatan.
Background: Implementation of food is part of the activities of nutrition services in hospitals especially in the inpatient unit. Level of patient satisfaction with the quality of food will affect the food consumed. Satisfaction is low impact on the quality of food resulted in the plate waste of the food provided. Reflect plate waste nutrients intake is not adequate impact to patient malnutrition. Malnutrition can be affect the length of stay longer and higher cost inpatient. Objective: To identify relation of plate waste with length of stay and cost inpatients Jamkesmas or Jampersal who got regular diet in class III at Raden Mattaher Jambi Methods: This was an observational study with cross sectional design. The study subjects were patients admitted to the class III at RSUD Raden Mattaher Jambi in January to March 2013. Data measured by weighing the plate waste using a electronic kitchen scale. Data were analyzed by univariate and bivariate. Results: Statistical analysis showed that there was no significant correlation between the rest of staple foods, the animal side dish, vegetable side dish vegetables and fruit with a length of stay (p>0.05), There is no significant correlation between staple food, animal dishes, vegetable side dishes, vegetables and fruits with the average cost for treatment responders (p>0.05). Conclusion: The average plate wasted varies according to the type of food. there was no significant correlation between the rest of staple foods, the animal side dish, vegetable side dish vegetables and fruit with a length of stay and there was no significant relationship between staple food scraps, animal dishes, vegetable side dishes, vegetables and fruits with the average cost of the respondent during in the treatment.
Kata Kunci : Sisa makanan, lama hari rawat, biaya pasien, Jamkesmas / Jampersal.