Laporkan Masalah

ANALISIS STABILITAS TEGANGAN SISTEM TENAGA LISTRIK 500 kV JAWA BALI DENGAN FAST VOLTAGE STABILITY INDEX (FVSI

HARYO PRATIKTO, Dr. Ir, Sasongko Pramono Hadi, DEA.

2013 | Skripsi | TEKNIK ELEKTRO

Stabilitas tegangan menjadi salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan dalam perencanaan dan operasi sistem tenaga listrik. Fenomena tegangan jatuh harus dihindari dan kejadian tersebut dapat disebabkan oleh beberapa kondisi seperti pembebanan yang tinggi, kontingensi, atau gangguan yang lain. Sistem tenaga listrik 500 kV Jawa Bali merupakan sistem yang penting dan vital, dan memerlukan perencanaan serta operasi yang matang. Ketidakstabilan tegangan sistem merupakan hal yang tidak diinginkan, maka keadaan stabilitas tegangan sistem yang ada perlu dievaluasi. Pada penelitian ini, stabilitas tegangan sistem tenaga listrik 500 kV Jawa Bali pada tanggal 22 Oktober 2013 akan dilihat dengan Fast Voltage Stability Index (FVSI), pada pukul 14.00 WIB dan 19.00 WIB. Skenario kontingensi saluran juga dilakukan pada dan akan dilihat efek stabilitas tegangan dengan kurva P-V dengan metode Continuation Power Flow (CPF). Penelitian ini menggunakan alat bantu berupa program Matpower 4.1 Hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran pada kondisi sistem tanggal 22 Oktober 2013 pada pukul 14.00 WIB dan 19.00 WIB memiliki nilai indeks kurang dari 1. Penambahan beban menyebabkan saluran Tasikmalaya-Depok mencapai nilai indeks 1 saat kenaikan beban aktif sebesar 2483 MW, dan kenaikan beban reaktif sebesar 1090 Mvar pada pukul 19.00 WIB. Tiga Saluran yang memiliki indeks tertinggi yaitu Paiton-Kediri, Surabaya Barat-Ungaran, dan Tasikmalaya- Depok. Dari hasil simulasi, kontingensi ketiga saluran tersebut menyebabkan perubahan pembebanan saluran yang lain, perubahan nilai FVSI, menurunnya kemampuan stabilitas tegangan, dibuktikan dengan kurva P-V dengan Metode Continuation Power Flow (CPF)

500 kV Java Bali electric power system is vital and Voltage stability is one factor to be considered in planning and operation of electrical power systems. Voltage collapse phenomenon should be prevented and it could happen because of several condition such as high loading,contingency, or other disturbances. important power system, that required careful planning and operation. System voltage instability is undesirable, then condition of the system’s voltage stability should be evaluated. In this study, the voltage stability of 500 kV Java Bali electric power system on October 22, 2013 will be seen using Fast Voltage Stability Index (FVSI), at 14:00 WIB and 19:00 WIB. Contingency scenarios also performed on the lines and the effect to voltage stability shown by simulation of P- V curve with Continuation Power Flow (CPF) method. This research used program Matpower 4.1 as a tool. The results show that the lines condition system on October 22, 2013 at 14:00 WIB and 19:00 WIB have index values less than 1. The addition of the load caused the line between Tasikmalaya-Depok reached index value 1 when the index values increase up to 2483 MW active load and reactive load increase up to 1090 Mvar at 19.00 WIB. Three lines that had the highest index were Paiton- Kediri, West Surabaya-Ungaran, and Tasikmalaya-Depok. From the simulation results, the line contingency caused a loading change of other lines, change of FVSI value, decrease of the voltage profile and voltage stability, evidenced by the P-V curve with Continuation Power Flow (CPF) method.

Kata Kunci : Stabilitas Tegangan, FVSI, Kurva P-V, CPF, Kontingensi Saluran


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.