Laporkan Masalah

PEMANFAATAN CITRA HYPERION UNTUK GRANULOMETRI SEDIMEN DI MUARA KALI BRANTAS

RHEZA ARIFN ZEIN, Drs. Sudaryatno, M.Si.

2013 | Skripsi | KARTOGRAFI DAN PENGINDRAAN JAUH

Muara Kali Brantas memiliki ukuran butir sedimen yang berbeda-beda sehingga setiap perbedaan sedimen memiliki karakteristik kurva pantulan spektral yang berbeda juga. Citra Hyperion yang mana merupakan citra hiperspektral diharapkan mampu untuk membedakan jenis-jenis sedimen yang ada pada muara Kali Brantas sesuai dengan kemampuan citra hiperspektral yaitu memiliki banyak saluran spektral dalam rentang julat gelombang elektromagnetik yang sempit. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah (1) mengetahui karakteristik kurva pantulan spektral jenis-jenis granulometri sedimen dari citra Hyperion di muara Kali Brantas, (2) mengetahui sebaran klasifikasi granulometri sedimen di muara Kali Brantas yang terbentuk dari klasifikasi SAM berikut akurasi klasifikasinya, dan (3) mengetahui kemampuan citra Hyperion untuk membedakan jenis-jenis granulometri sedimen. Metode yang digunakan terdiri dari tiga tahapan. Pertama, tahapan persiapan data dengan melakukan koreksi atmosferik dan koreksi geometrik. Kedua, tahapan pemprosesan data seperti klasifikasi sedimen menggunakan klasifikasi Unsupervised Iterative Self-Organizing Data Analysis Technique (ISODATA), penentuan piksel murni dilakukan dengan menggunakan proses MNF (Minimum Noise Fraction) dan proses PPI (Pixel Purity Index), penentuan Endmember dan pengambilan sampel lapangan, dan Eksekusi klasifikasi Spectral Angle Mapper (SAM). Ketiga, analisis hasil. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa citra Hyperion dapat digunakan untuk membedakan granulometri sedimen. Kurva pantulan spektral untuk granulometri sedimen menunjukan jika ukuran butir semakin besar maka pantulan spektral yang dibentuk lebih tinggi pantulannya. Sedimen dengan ukuran butir dengan kelas pasir (0,125 - 0,250 mm) terdapat pada tanggul-tanggul sungai. Sedangkan ukuran butir dengan kelas lempung dan debu (0,0003 – 0,063 mm) terdapat pada wilayah yang dipengaruhi dinamika pesisir. Akurasi untuk klasifikasi SAM dengan threshold 0,36 sebesar 54,55% dengan indeks kappa 0,49. Granulometri sedimen efektif jika sampelnya berada pada permukaan tanah.

Brantas River estuary has a sediment grain size varies. Each difference in sediment has different characteristic of spectral reflectance. Hyperion Image which is hyperspectral imagery expected to be able to distinguish the types of sediments that exist at Brantas River estuary. According to hyperspectral images ability have a lot of bands in the spectral range of narrow electromagnetic waves. The purpose of this study was (1) to determine the characteristics of spectral reflectance curves granulometry sediment types of Hyperion imagery in Brantas River estuary, (2) to determine the distribution of classification granulometri sediments in Brantas River estuary (SAM classification method and classification accuracy assessment), and (3) to determine Hyperion imagery ability for comparating granulometry sediment variation. The research method is used in this study have three stages. First stage is data preparation, including atmospheric and geometric correction. Second stage is processing data, including classifiying sediments according to Unsupervised Iterative Self-Organizing Data Analysis Technique (ISODATA) classification, the determination of pure pixels was performed using Minimum Noise Fraction (MNF) and Pixel Purity Index (PPI), determining Endmember and sampling sediment texture, and executing Spectral Angle Mapper (SAM) classification. Third stage is Analysis. Results of this study show that Hyperion imagery can be used to distinguish granulometry sediment. Characteristic of spectral reflectance curve for granulometry sediment indicate that greater grain size has higher intensity of the spectral reflectance. Sediment grain size by grade sand (0.125 to 0.250 mm) is located on the river embankments. Whereas grain size by grade clay and silt (0.0003 to 0.063 mm) are located on the dynamics of coastal areas. Accuracy of SAM classification (threshold 0.36) is 54.55% and index kappa is 0.49.Granulometry sediment is effective when the sample exist in a land surface.

Kata Kunci : Hyperion, Granulometri sedimen, Kurva Pantulan Spektral, Klasifikasi SAM


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.