Studi kelayakan pendirian Rumah Sakit Baiturrahim di Kota Jambi dari aspek pemasaran
SENTOSA, Untung, Dr. Basu Swastha Dharmmesta, Se.,MBA
2001 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatYayasan Baiturrahim Jambi berencana mendirikan mendirikan rumahsakit umum dengan kapasitas 50 tt. Suatu studi kelayakan telah dilakukan untuk memperoleh suatu hasil analisis kelayakan pembangunan rumahsakit tersebut dari aspek pemasaran. Data sekunder yang diperoleh dari Buku Profil Kesehatan Propinsi Jambi 1993-2000 serta hasil survei lokasi dan wawancara dengan pihak terkait dianalisis. Penghitungan kebutuhan TT memakai modifikasi rumus Hardy dan Lamer (1 977) . Hasil penghitungan kebutuhan TT dan analisis lokasi dapat disimpulkan bahwa masih layak untuk mendirikan rumahsakit tersebut dengan ratio kebutuhan TT dengan TT yang tersedia dapat lebih dari 0,57-0,68. Strategi pemasarannya market specialization dengan pasar adalah masyarakat sekitar rumahsakit dengan golongan pengeluaran perkapita sebulan lebih dari Rp. 100.000,- dan menjadikan unit/instalasi gawat darurat sebagai sarana membangun citra "cepat, tepat, berkualitas dan bersahabat".
Baiturrahim Jambi Foundation plan to built a general hospital with 50 bed capacity. A Feasibility study has been done to assess, does the plan of Baiturrahim Jambi Foundation feasible in marketing aspect. Secondary data has taken from Jambi's Health profile 1993-2000, primary data taken from field survey of project's location and interview. Determinating of bed need with modification of Hardy and Lamer's (1977) formula. As result of determinating demand for beds for 2001-2006, the conclusion is feasible to build the Baiturrahim hospital and the ratio beds demand with beds available can more than 0,57-0,68. The market specialization is the basic strategy, and the people with expenditure each month equal and over Rp. 100.000 per person as a target market and built the image "fast, accurate, quality and friendly" within emergency unit activities.
Kata Kunci : Manajemen Rumah Sakit, Pemasaran, market segmentation, marketing strategy, image, bed demand.