REDESAIN GOR TRI LOMBAJUANG SEBAGAI PUSAT OLAHRAGA REKREATIF DI SEMARANG
DEDY SUBANGKIT, Ir. Medy Krisnany S., M.Arch.
2013 | Skripsi | ARSITEKTURKota Semarang sebagai ibu kota Jawa Tengah yang berkembang pesat memiliki masyarakat yang mempunyai apresiasi tinggi terhadap perkembangan dunia olahraga, ditunjukkan dengan semakin bertambahnya klub - klub atau kelompok - kelompok dan berbagai cabang olahraga di Kota Semarang. Namun demikian peningkatan minat masyarakat terhadap olahraga ini tidak diimbangi dengan peningkatan kualitas maupun kuantitas fasilitas olahraga di Semarang bahkan terjadinya kecenderungan menurunnya kualitas sejumlah fasilitas olahraga karena kurangnya perawatan. Bahkan saat ini banyak klub - klub atau kelompok - kelompok olahraga yang tidak tertampung kegiatannya, sehingga mereka berlatih dengan fasilitas seadanya. atau berlatih di tempat - tempat yang kurang representatif. Menaggapi isu-isu permasalahan ruang publik dan fasilitas olahraga yang dibutuhkan warga kota Semarang yang belakangan ini sering di bicarakan di media masa. Karna GOR Tri Lomba Juang dianggap sudah tidak layak, kurang memenuhi standart dan tidak cukup bias mewadahi kegiatan masyarat untuk berolahraga. Sehingga dengan meridesain GOR Tri Lomba Junag menggunakan konsep perancangan yang mampu menapung aktifitas olahraga baik didalam maupun diluar ruangan. Sport cecter ini dibagi menjadi dua zona yaitu zona prifat berupa fasilitas olahraga indoor, fasilitas ini bisa mewadahi aktifitas olah raga tidak hanya pada pagi hari namun juga pada malam hari. Olaraga selain bertujuan untuk menjga kesehata dan sebagai meningkatkan prestasi, olaraga juga termasuk rekreasi aktif dimana kegiatan rekreasi merupakan salah satu kegiatan yang dibutuhkan oleh setiap mausia. Untuk mewadahi kegiatan dan kebutu rekreasi warga Semarang desain sebuah Pusat Olahraga Rekreatif yang mempunyai berbagai macam fasilitas olahraga sesuwae standrtnya selain itu disetiap fasilitas olahraga juga menyediakan perlengkapan olahraga yang dibutuhkan pengunjung sehingga ketika pengunjung tidak membawa peralengkapan olahraga, pengunjung bias menyewa sesui dengan kebutuan olahraga yang diinginkan. Selain itu Pusat Olahraga Rekreatif ini melaluli bentukan bangunannya dengan penekanan karakteristik site yang dulunya merupakan sebuah laut sehingga mentrasformasikan bentukan yang identic dengan laut sebagai trasformasi bentuan masa pusat olahraga diharapkan bias menjadi sebuah nodes olaraga diSemarang.
-
Kata Kunci :