Laporkan Masalah

Perencanaan peningkatan mutu pelayanan keperawatan di ruang rawat inap RSU Banyumas

WIDAYANTO, dr. Sunartini, SpAK.,PhD

2001 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

RSU Banyumas merupakan sebuah rumah sakit milik pemerintah kabupaten Banyumas yang dalam pesiapan menjadi RS Pendidikan. Sebagai RS Pendidikan harus selalu meningkatkan kualitas pelayanannya agar calon dokter, dokter spesialis dan ners yang praktek mendapatkan pelajaran tentang pelayanan yang terbaik. Apalagi menghadapi eraglobalisasi dimana dokter dan perawat harus mampu bersaing dengan dokter dan perawat asing untuk dapat bekerja di mana saja di seluruh dunia. Penelitian ini adalah mengukur kualitas kepelayanan keperawatan di ruang rawat inap RSU Banyumas dengan indikator internasional dengan menggunakan pola penelitian kuantitatif - kualitatif dan cross sectional, dilakukan analis diskriptif atas hasil kegiatan yang diperoleh selama Januari- April 2001, selanjutnya melakukan diagnose sistem mutu yang telah dimiliki rumahsakit dan membuat suatu perencanaan kegiatan peningkatan mutu dengan mengikuti pola yang dikembangkan oleh ACHS (The Australian Council on Healthcare Standards) yaitu EQUIP ( Evaluation Quality Improvement Program) yang meliputi 1. Kesinambungan pelayanan, 2. Manajemen dan kepemimpinan, 3. Manajemen sumber daya manusia, 4. Manajemen informasi, 4. Keamanan, kesehatan kerja dan lingkungan. Hasilnya: NDNQI sebagai indikator pelayanan keperawatan dapat digunakan untuk mengukur kinerja pelayanan keperawatan di ruang rawat inap RSU Banmas dengan hasil baik, dan telah di buat perencanaan peningkatan kualitas pelayanan keperawatan setelah diketahui sistem mutu yang ada.

Banyumas Public Hospital is a governing body’s hospital of Banyumas regency, in the preparing to be an teaching hospital. As to be teaching hospital, they have to improve their service quality continously, so practical nurse and physicians can get the lesson about the best service. Even, globalization era n-ill come true, which the nurses and physicians, in order they can work in e\-ery place theoughout the world. The aim of this research is to measure a quality of in patient in Banyumas public hospital by an international indicator. The analysis of uses a quantitative - qualitative and cross sectional method, during January - April 2001. The writer also conducted diagnose of belonging quality system, as well as making quality planning with following pattern which is developed by ACHS (The Australian Council on Health Care Standards), that is EquIP (Evaluation Quality Improvement Program), involving 1. Continuum of Care, 2. Management and Leadership, 3. Human Resources Management, 4. Information Management, 5. Safety, Health Practice and Eenviroment. The result : NDNQI as a healthcare service indicator can be used to measure healthcare service performance in the inpatient wards of Banyumas Public Hospital in good result, and the planning of healthcare service quality improvement had made, after the existing quality system had known.

Kata Kunci : Manajemen Rumah Sakit, Mutu Pelayanan, Perawatan Rawat Inap, Quality of care, quality improvement, clinical indicator.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.