KONDISI PSIKOLOGIS TOKOH UTAMA DALAM NOVEL RAJULUN TAHTA AS-SIFR KARYA MUSTAFA MAHMUD: ANALISIS PSIKOLOGI SASTRA
DESTIANA RIZKI HAYATINI, Zulfa Purnamawati S.S., M.Hum
2013 | Skripsi | SASTRA ARABPenelitian ini bertujuan untuk mengungkap kondisi psikologis dalam diri tokoh utama serta cara tokoh tersebut dalam menyelesaikan permasalahan yang dialami. Penelitian ini menggunakan satu metode penelitian, yaitu metode psikologi sastra. Akan tetapi, sebelum menggunakan metode psikologi sastra, penelitian ini memanfaatkan analisis tokoh dan penokohan terlebih dahulu untuk mempermudah dalam analisis psikologi sastra. Berdasarkan analisis tokoh dan penokohan yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa tokoh utama dalam novel ini adalah Dr. Sya>hi>n. Kondisi psikologis tokoh utama dapat dilihat pada berbagai tindakannya dalam menghadapi sebuah peristiwa. Dalam menjalankan profesinya, ia berhasil menahan perasaannya dan tetap profesional sebagai seorang dosen. Ketika melakukan percobaan-percobaan baru, ia gigih dalam menekuni pekerjaannya untuk menciptakan penemuan baru. Dalam menghadapi penolakan penemuan barunya oleh Akomba>, ia bersikukuh ingin menjadikan dirinya sendiri sebagai bahan percobaannya itu. Saat menjalani kehidupan di penjara, ia frustasi dan melampiaskan kekesalannya dengan melukai dirinya sendiri. Dalam usaha untuk keluar dari penjara, ia gigih mencari cara agar dapat keluar dari penjara. Pada akhirnya, dalam mewujudkan penemuan barunya, ia sangat ambisius untuk mewujudkan penemuannya dengan menjadikan dirinya sasaran percobaan itu. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa tokoh utama sebagai seorang ilmuwan lebih banyak dikendalikan oleh superego sehingga ia bekerja secara total dalam merealisasikan kecintaannya terhadap ilmu pengetahuan.
The aim of the research is to reveal psychological condition of the main character and the character’s manner in solving his problems. This research used psychological literary method. However, before using psychological literary method, the research used the analysis of character and characterization to make psychological literary analysis easier. Based on the analysis of the character and characterization, it can be understood that the main character of this novel is Dr. Sya>hi>n. The psychological condition of the main character can be seen by his various actions in facing of an event. To do of his profession, he suceeded to restrain his feeling and still became professional as a lecturer. When doing new experiments, he was persistent in elaborating his work to create new inventions. Ingratitude of his new invention by Akomba>, he insisted that he wanted to make himself as object of his own experiment. While undergoing a life in prison, he was frustrated and accomplished his annoyance by injuring himself. In an attempt to get out of prison, he was persistent to looking for ways to get out of the prison. Finally, to make his new invention real, he was very ambitious to realize his invention by making himself a target of the experiment. Based on this, it can be concluded that the main character as a scientist was more controlled by the superego, so he worked totality in realizing his love in science.
Kata Kunci : psychological problem, psychological literature, main character; Kata kunci: kondisi psikologis, psikologi sastra, tokoh utama