Laporkan Masalah

OPTIMALISASI PENGELOLAAN ASET JARINGAN TRANSPORTASI JALUR BANDARA ADISUTJIPTO MENUJU TITIK NOL (KM 0): ANALISIS MINIMUM SPANNING TREE DAN MAXIMUM FLOW

Sri Nathasya BR, Bapak Kusdhianto Setiawan, S.E., Sivilokonom., Ph.D.

2014 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan

Jalan raya merupakan aset penting di bidang transportasi. Pengelolaan jaringan jalan yang maksimal dapat mengatasi masalah kemacetan di jalan raya. Lokasi penelitian berada pada jaringan transportasi jalur Bandara Adisutjipto menuju Titik Nol di Kota Yogyakarta dengan klasifikasi jalan nasional dan jalan kota. Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi pengelolaan aset jaringan transportasi jalur Bandara Adisutjipto menuju Titik Nol (Km 0) di Kota Yogyakarta menggunakan, analisis Minimum Spanning Tree (MST) dan Maximum Flow (MF). Tahapan analisis pertama adalah melakukan analisis Minimum Spanning Tree dapat memotong jaringan jalan yang tidak efisien (jarak jauh dan jalur jalan yang padat) sehingga menghasilkan jaringan baru yang lebih singkat. Tahapan kedua melakukan analisis Maximum Flow tujuannya menghasilkan jaringan jalur transportasi baru dengan volume kendaraan optimal. Hasil pengolahan dengan analisis Minimum Spanning Tree menunjukkan jaringan jalur transportasi akan optimal setelah memotong beberapa jalur yaitu: persimpangan Condongcatur, perempatan Janti, Jl. Sudirman sampai Tugu Jogja. Hasil pelitian dengan analisis Maximum Flow menyebutkan jaringan Jl. Laksda Adisutjipto dari perempatan Janti menuju perempatan UIN merupakan jalur yang melebihi kapasitas, dibuktikan dengan hasil olahan data negatif pada aliran lalu lintas.

Highway is an important asset in regard to transportation system; however an optimum effort in order to overcome its problems is highly required. This research has taken place along the highways of Adisutjipto airport to the Zero Km of Yogyakarta Special Region, with the road was categorized as National road and City Street. This research is aimed to analyze the optimization of transportation network asset management from Adisucipto airport to Zero Km (Km 0) of the city of Yogyakarta thorough applying Minimum Spanning Tree (MST) and the Maximum Flow (MF) analyses. The first analysis phase is carrying the Minimum Spanning Tree analysis in order to cut the inefficient road network (long distance and heavy trails) in regard to produce a short network. The second stage is performing an analysis of Maximum Flow in order to derive new transportation network with an optimum vehicle volume. The Minimum Spanning Tree analysis results showed that the network would be the optimum transportation after few lines are dismissed i.e. Condongcatur intersection, Janti intersection as well as Jl. Sudirman to Tugu Jogja. Furthermore, the Maximum Flow network analysis results showed that Jl. Laksda Adisucipto (the intersection of Janti) towards the line the U.I.N junction exceeds its capacity, which this has been negatively indicated through the flow of traffic processed data.

Kata Kunci : Optimalisasi jaringan jalur transportasi menggunakan analisis Minimum Spanning Tree dan Maximum Flow


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.