TRANSPOR KREATININ MELALUI MEMBRAN KITOSAN DAN N-DODESIL KITOSAN
EKA SULISTYANINGSIH, Dr. Dwi Siswanta, M.Eng.
2013 | Tesis | S2 Ilmu KimiaPenelitian tentang transpor kreatinin menggunakan membran kitosan dan N-dodesil kitosan serta paduannya telah dilakukan. N-dodesil kitosan disintesis secara alkilasi dengan proses refluks. Membran dibuat dengan teknik Phase Inversion (PI) dan Molecularly Imprinted Polymer (MIP). Prinsip teknik PI yaitu perubahan bentuk polimer dari fasa cair menjadi fasa padatan. Teknik MIP yaitu mencetakkan sejumlah molekul ke dalam membran. Membran dikarakterisasi morfologinya menggunakan SEM, diukur daya serap airnya serta diukur kuat tarik dan regangannya menggunakan Universal Testing Machine. Transpor kreatinin dilakukan menggunakan chamber berisi membran kitosan, N-dodesil kitosan serta paduannya yang memisahkan fasa sumber dan fasa akseptor Variabel dalam penelitian ini adalah konsentrasi kreatinin sebagai fasa sumber, teknik pembuatan membran dan komposisi membran. Transpor menggunakan 50 mL larutan kreatinin 70, 100 dan 130 ppm sebagai fasa sumber dan 50 mL akuabides, kedua fasa diatur pada pH 7,4. Konsentrasi kreatinin setelah transpor di fasa sumber dan fasa akseptor diukur menggunakan asam pikrat dalam suasana basa menggunakan Spektrofotometer UV-Vis pada λ 490 nm. Hasil penelitian dengan FT-IR menunjukkan keberhasilan alkilasi, yaitu hilangnya serapan vibrasi bengkok amina primer (–NH2), munculnya serapan vibrasi ulur C-H alifatik dari gugus dodesil. Hasil karakterisasi membran menunjukkan bahwa morfologi membran MIP tampak lebih padat dibandingkan membran PI. Membran yang menghasilkan kuat tarik dan % regangan tertinggi adalah membran kitosan MIP yang digunakan setelah transpor yaitu 53,7 MPa dan 17,35%, sedangkan yang terrendah adalah N-dodesil kitosan MIP sebesar 14,1 MPa dan regangan terrendah adalah N-dodesil kitosan PI sebesar 5,35%. Membran kitosan MIP memiliki daya serap air tertinggi yaitu sebesar 93,24%, sedangkan membran yang memiliki daya serap terrendah adalah membran Ndodesil kitosan MIP sebesar 61,71%. Hasil transpor kreatinin menggunakan membran MIP, pada awal transpor fasa konsentrasi kreatinin di fasa sumber lebih rendah dibanding menggunakan membran PI.
A study on creatinine transport through membranes based on chitosan and N-dodecyl chitosan and its blend had been conducted. N-dodecyl chitosan was synthesized by alkylation with the reflux process. Membranes were prepared by inversion phase technique and MIP (molecularly imprinted polymer). Principle of phase inversion technique is change liquid phase to solid phase. Principle of MIP technique is templating molecules into membrane. Membranes morphology was characterized using SEM, water absorption was calculated and the stretch and tensile strength were measured using Universal Testing Machine. The creatinine transport was prepared with chitosan, N-dodecyl chitosan and its blend membrane using chamber, membrane separates the source and acceptor phase. Variables in this research were the concentration of creatinine as source phases, technique of membrane preparation and the composition of the chitosan membrane. The source phase were prepared 50 mL of creatinine 70, 100 and 130 ppm and acceptor phase 50 mL of distilled water, both of phase adjusted to pH 7.4. The concentration of creatinine after transport in the source phase and the acceptor phase was determined using picric acid under alkaline conditions using UV-Vis spectrophotometer at λ 490 nm. The results of FTIR showed the success of the alkylation, be marked by the loss of bending vibration absorption of primary amines (-NH2) and appearance of aliphatic C-H stretching vibration absorption of dodecyl groups. The morphology of the MIP membranes appear more solid than PI. MIP chitosan membrane is the highest of tensile strength and % strain, 53.7 MPa and 17.35% respectively, while the lowest tensile strength is the MIP N-dodecyl chitosan with 14.1 MPa and the lowest strain was PI N-dodecyl chitosan membran of 5.35%. MIP chitosan membrane has the highest water absorption, 93.24%, while the lowest absorption was MIP N-dodecyl chitosan membrane at 61.71%. The results of creatinine transport show that concentrations of source phase using membrane MIP in the early transport was lower than PI membranes.
Kata Kunci : membran, N-dodesil kitosan, transpor dan kreatinin