BAHASA INGGRIS KOLOKIAL PADA CHICKLIT MINI SHOPAHOLIC KARYA SOPHIE KINSELLA
Tri Utari Suhartinah, Prof. Dr. I Dewa Putu Wijana, S.U., M.A.
2013 | Tesis | S2 LinguistikNovel merupakan salah satu dokumen sosial yang merefleksikan kondisi suatu masyarakat pada suatu masa tidak terkecuali chicklit. Chicklit merupakan novel populer jenis baru yang menggambarkan kehidupan masyarakat urban pada masa modern. Karena mencerminkan kehidupan masyarakatnya, bentuk kebahasaan chicklit pun juga memiliki karakteristik tersendiri jika dibandingkan dengan novel genre lain bahkan dengan novel populer lain. Pada penelitian ini penulis mencoba mengidentifikasi bentuk dan fungsi kebahasaan yang digunakan dalam novel chicklit ditinjau dari bentuk paling utama yaitu bentuk leksikal dan gramatikalnya. Proses analisis bentuk dan fungsi leksikal dan gramatikalnya dilakukan dengan metode penelitian deskriptif kualitatif pada salah satu pionir chicklit bahasa Inggris yang berjudul Mini Shopaholic karangan Sophie Kinsella. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak bebas libat cakap kemudian dilanjutkan dengan teknik catat. Teknik analisis data dilakukan menurut Guba dan Lincoln. Kemudian dilanjutkan dengan teknik padan ortografis untuk meneliti bentuk-bentuk kebahasaan dalam penelitian tersebut. Setelah itu, data yang diperoleh diteliti dengan teknik parafrase saat menginterpretasikan dan mendeskripsikan hasil analisis secara kualitatif. Hasil analisis data menunjukkan bentuk leksikalnya meliputi (1) deiksis terdiri dari deiksis pronomina, deiksis spasial dan deiksis temporal; (2) interjeksi; (3) pagar (hedges); (4) pewatas berbentuk intensifier; (5) backchannel; (6) pemarkah wacana (discourse marker); (7) kata slang, (8) kata vulgar; (9) campur kode; (10) general extender; dan (11) verba berfrase (phrasal verb). Sementara itu, bentuk gramatikal yang diketahui berupa (1) penyingkatan verba dan bentuk negatif; (2) kalimat minor meliputi kalimat minor berstruktur dan kalimat minor tak berstruktur; dan (3) kalimat aktif. Bentuk-bentuk leksikal dan gramatikal yang diidentifikasi di dalam chicklit yang dikaji tersebut mengandung maksud tertentu yaitu berfungsi emotif/ekspresif, fatis, metalingual, dan referensial. Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa bahasa Inggris kolokial yang digunakan chicklit merupakan bahasa Inggris kolokial ragam Inggris (colloquial British English).
Novel is one of social documents that reflects a society’s condition in a period of time including chicklit. Chicklit is a new genre of popular novels which describes the urban everyday life in modern time. For describing the urban everyday life, its linguistic features differ from other genre novels and even other popular novels. Its linguistic features refer to the use of colloquial language. In this research, the writer attempts to identify its linguistic features and functions which are seen from the main form i.e its lexical and grammatical features. The process of analyzing its lexical and grammatical forms as well as its functions is done by using qualitative descriptive method to an English chicklit pioneer chicklit entitled Mini Shopaholic written by Sophie Kinsella. The data is collected by analyzing the linguistic content then followed by recording it. The technique of analyzing data is done based on Guba and Lincoln theory. It is then followed by studying and comparing the data to know the lexical dan grammatical features and functions found in the research. The data are then examined by paraphrasing them when interpreting dan describing the result. The result of theresearch shows that the lexical features found cover (1) deixis covering pronoun deixis, spatial deixis dan temporal deixis; (2) interjection; (3) hedges; (4) modifier organized as intensifier; (5) backchannel; (6) discourse marker; (7) slang word, (8) vulgar word; (9) code-mixing; (10) general extender; and (11) phrasal verb. Meanwhile, the grammatical features are found out (1) the contraction of verb and negative; (2) minor sentence covering structured minor sentence and unstructured minor sentence; and (3) active voice. Those linguistic features of the two kinds above have aims to have emotive/expressive, phatic, metalingual, and referential functions. Based on those findings, it can be concluded that the colloquial English used in the chicklit refers to colloquial British English.
Kata Kunci : ragam bahasa Inggris kolokial, bentuk leksikal, bentuk gramatikal, fungsi