DINAMIKA LEGISLASI DALAM SISTEM KETATANEGARAAN INDONESIA : ANALISIS HUBUNGAN ANTARA PENGUJIAN UNDANG-UNDANG DENGAN PEMBENTUKAN UNDANG-UNDANG
NURRAHMAN AJI UTOMO, Dr. Enny Nurbaningsih, S.H., M.Hum.
2013 | Tesis | S2 Magister HukumPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Pengujian Undang-Undang dengan Pembentukan Undang-Undang. Pokok permasalahan yang dikaji adalah perkembangan serta pelaksanaan fungsi Pengujian Undang- Undang dan Pembentukan Undang-Undang. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif yang bersifat eksplanatoris, yang bermaksud untuk memperoleh pemahaman lebih dari adanya gejala-gejala hukum tertentu, mengenai hubungan Pengujian Undang-Undang dengan Pembentukan Undang-Undang. Beberapa pendekatan yang digunakan untuk menelaah isu hukum ini adalah dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan historis,dan pendekatan konseptual, yang digunakan untuk memecahkan isu hukum sekaligus mengupas sifat eksplanatoris. Selanjutnya, analisis mengarah kepada teknik analisis silogisme dan interpretasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat diketahui bahwa perkembangan dan pelaksanaan hubungan mengarah kepada friksi berupa lahirnya anomali putusan Pengujian Undang-Undang yang berbenturan terhadap praktik Pembentukan Undang-Undang yang berlaku. Ketiadaan mekanisme tindak lanjut putusan yang membatalkan norma dalam sebuah Undang-Undang, menyebabkan lahirnya anomali putusan. Friksi hubungan Pengujian Undang-Undang dengan Pembentukan Undang-Undang lahir dalam bentuk samar dan semu dengan ketiadaan mekanisme tindak lanjut. Upaya untuk mereduksi friksi di antara keduanya dilakukan untuk mencapai hubungan ideal antara Pengujian Undang- Undang dengan Pembentukan Undang-Undang
This research aimed to analyze the relation between judicial review with lawmaking function. Subject was studied by the development and implementation of judicial review with lawmaking function. This research was a normative legal research explanatory, which intends to obtain a better understanding of the symptoms of a particular law, in the relationship judicial review with lawmaking function. Several approaches were used to examine the legal issue which were the statutory approach, historical approach and the conceptual approach, which was used to solve the legal issues as well as peeling explanatory nature. Furthermore, the analysis leads to the syllogistic analysis and interpretation techniques. Based on the results of research and discussion can be seen that the development and implementation of a relationship leading to the birth of anomalous friction decision Judicial review to collide against the lawmaking function. The absence of a follow-up mechanism to cancel the decision of the norm, led to the birth anomaly judgment. Friction Judicial Review with Lawmaking Function was born in the form of vague and superficial to the lack of follow-up mechanisms. Efforts to reduce the friction between the two of them was done to achieve the ideal relationship between judicial review with lawmaking function.
Kata Kunci : Pengujian Undang-Undang, Pembentukan Undang-Undang, Analisis Hubungan.