Laporkan Masalah

Persepsi ibu terhadap konseling dalam manajemen terpadu Balita sakit di Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo Jawa Tengah

HENDARSIH, Sri, Prof.Dr. Soenarto Sastrowidjoto, SpTHT

2001 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

IntegrztC; management of Childhood I!ness (IMCI), yang di Indonesia diadaptasi menjadi Manajemen Terpadu Fdita Sakit (MTBS) adalah suatu program yang di canangkan WHO dalm upaya m e n d a n angka kesakitan dan kematian bayi dan anak balita, di negara berkembang, krmasuk Indonesia. Salah satu langkah dalam MTBS adalah memberikan konseling bagi ibu, yang bertujuan membantu orang tua menghadapi permasalahan an& sakit, sekaligus merupkan wima promotif dan preventif, sehingga orang tua &pat mmgambil keputusan yang t q t dalam mengelola anaknya yang sakit Puskesmas Bener d; '(abtipkn Purworejo adalah salah satu Puskesmas yang telah menjalankan MTBS, dihwah pembinaan LPKGM. Pene1if-k ini bertujuan untuk mengetahui pmepsi ibu terhadap pass dan materi kanselmg, kesesuaian kebmhan masyarakat terhadap konseling MTBS, efeL6iitns konsellng bagi upaya pencegahan penyakit, &in untuk mengetahui keinginan dan kebutuhan masyarakat terbadap konseling selain yang ada dalam MTBS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode pengambiian sampel purposive inciuknful sampZing . Jumlab responden 12 orang ibu anak balita yang dilayani MTBS, tiga orang perawat dan satu omg bidan, dan 11 orang ibu Bnak balita peserta fokus grup diskusi. Data diambil dengan wawancara mendalaa, diskusi keiomrk terarah dan observasi, dan analisa data diiakukan secara deskriptif analitis dengan model interaktif Hasil analisis data menunjukkan: persepsi ibu anak balita sakit terhadap sikap, lwmunikasi, dan pema-haman petusas kesehatan terhadap masalah Mien adalah baik. Untuk proses konseling yang terkait dengan pendam, dan kesempatan bertanya pada saat konseling dirasakan kurang. Nasihat yang diberikan masih terbatas pada pemberian obat dan waktu kunjungan ulang, nasihat tentang pemberian makan masih jarang dibahas. Konseling PVlTBS cukup efektif untuk mencegzih penyalaf karena ummya ibu anak balita cenkrung untuk melaksa=akan mihat y a q &bedcan petugas kesehatan. Konseling yang diingmkan maqmdut adalah penyuluban kesehatau yang disertai tanya jawab, dilaksanakan di Posyandu, k g a n alasan lebih mudah dijangkau dan yang mendengadcan lebin banyak.

In Indonesia th: Integrated Management of Childhood Xllness (IMCI), is adapted as Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTE3S), is a program developed by WHO in making an effort to decrease morbidity and mortality rate of idants and children under five years in developing countries, included Indonesia. One of steps in MTBS is to give councelhg for mother that aims to help parent in fkmg sick child problems and also as a mean of local promotio;i and prevention, so that parent can make an exact decision in rwnagm* g their sick child, csmmuni@ health wntre (Puskesmas) Bern in district of Pwworejo is me of local government clinics that implemented MTBS program since 1998. The pquse of this study is to find out mothers perception about the proces and subject of counsek the suitability of society's requirement to MTBS counselmg, the effectiveness of counseling in preventing diseases, and to know the society's wish and needs to counseling beside MT13S. This study was carried out by the qualitative approach by using purposive midental sampling method. A number of respondent consisted of 12 mothers of sick chil- under five years served MTBS, three nurses and one midwife, and 11 paxtxipants focus group discussions. Data were collected through indepth intmiew, focus group discussion, and observation, and analyzed descriptively with interactive model. Result of data analysis shad tkt mother's perception to child sick under five yws old and the attitude, communication and complehension of the health official in facing child sick problem is good. The counseling process related to assesmnt and opportunity to ask when the counseh is lacking. The advice given is still limited to distribution if medicine and repeat visit time. However the advice about distribution of food is still seldom discussed. The counselmg of MZ3S is enough effective to prevent disease because usually mother of child under five years old tends to implement the advice given by health official. The counseling wanted by community is the health cuumeling accompanied interview and implemented at Posyandu. The reasons are easier to reach and m a participants to !isten

Kata Kunci : Kesehatan Ibu dan Anak, Persepsi Ibu, Konseling, Perceptron, mothers of children mder five years, c o u n s e~M, TBS.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.