Laporkan Masalah

MEDIA SEBAGAI RESPRODUKSI KELAS (Analisis Atas Teks dan Pembaca Koran Merapi)

PUJI RIANTO, Dr. S. Bayu Wahyono, M.Si

2013 | Tesis | S2 Kajian Budaya dan Media

Penelian ini mengkaji bagaimana media (dalam hal ini Merapi) berperan dalam mereproduksi kelas sosial dalam masyarakat. Untuk menjawab hal itu, analisis dilakukan terhadap teks koran Merapi dan pembaca koran Merapi yang sebagian besar masyarakat kelas bawah. Analisis teks dilakukan untuk melihat representasi masyarakat kelas bawah, sedangkan analisis khalayak dilakukan untuk melihat pemaknaan pembaca atas teks-teks Merapi. Hasil analisis tekstual menunjukkan baik pada teks maupun pada foto bahwa kelas bawah direprsentasikan sebagai pelaku kriminal dan tindak asusila. Dalam foto, masyarakat kelas bawah selalu direpresentasikan sebagai ‘subjek yang kalah’ yang ditundukkan oleh aparat hukum, polisi. Mereka direpresentasikan sebagai orang-orang yang lemah tanpa harapan dengan penuh rasa malu karena mencuri. Representasi ini menciptakan diskursus bahwa orang-orang bawah adalah sumber penyakit sosial, pelaku kriminal sehingga meneguhkan sterotipe yang berkembang sejak lama. Sementara itu, analisis khalayak menemukan bahwa teks-teks Merapi dibaca oleh kelas bawah karena teks-teks itu mempunyai nilai relevansi dan fungsionalitas dalam kehidupan masyarakat kelas bawah pembaca Merapi. Pertama dan yang paling utama bahwa berita Merapi menjadi sumber pengetahuan bagi pembacanya. Sumber-sumber pengetahuan itu diantaranya adalah pengetahuan masa lampau, pengetahuan kesehatan dan juga ‘pengetahuan kriminal’ demi pengawasan lingkungan, dan bahkan sumber pengetahuan nilai

This study examines how the media (in this case Koran Merapi) plays a role in reproducing social class in society. To answer this, the analysis carried out on newspaper text and newspaper readers of Koran Merapi which are mostly the lower class. Text analysis is done to see the representation of the lower classes, while the public analysis is done to see the understanding of Koran Merapi texts readers. The results of textual analysis showed, both the text and the photos, that the lower classes are represented as criminal and immoral acts. In the photo, the lower classes are always represented as 'subject loser' subdued by law enforcement agencies, the police. They are represented as weak people without hope with a sense of shame for stealing. Meanwhile, public analysis found that Koran Merapi texts are read by the lower classes because the texts have relevance and value to the reader functionality. Koran Merapi become a source of knowledge for the readers, the knowledge of the past, knowledge of the health, and also 'knowledge of criminal' for environment supervision, and even the sources of knowledge value.

Kata Kunci : Media, resproduksi kelas, masyarakat kelas bawah, teks, pembacaan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.