AKTUALISASI DIRI TOKOH “AKU†DALAM CERPEN MAJUTSU KARYA AKUTAGAWA RYUUNOSUKE: ANALISIS PSIKOLOGI HUMANISTIK ABRAHAM MASLOW
ZAHRA AULIANISSA AGOES, Wiastiningsih S.S., M.Hum.
2013 | Skripsi | SASTRA JEPANGCerita pendek Majutsu merupakan karya dari Akutagawa Ryuunosuke yang terbit pada tahun 1920 di majalah Akai Tori. Cerita ini mengangkat tema tingkat egoik berupa sifat manusia yang serakah dan ingin memiliki segala sesuatu tanpa bekerja keras. Tokoh utama dalam cerita ini adalah tokoh Aku yang menyanggupi untuk mengendalikan nafsunya dalam menggunakan sihir. Penelitian ini menggunakan teori struktural dan teori psikologi humanistik Abraham Maslow. Teori struktural digunakan untuk menganalisis unsur-unsur intrinsik cerita dan keterkaitan antar unsurnya. Sedangkan teori psikologi humanistik digunakan untuk menganalisis bentuk pemenuhan kebutuhan tokoh Aku dalam mencapai aktualisasi dirinya. Berdasarkan analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa tokoh Aku mampu memenuhi kebutuhan fisiologis dan kebutuhan akan rasa amannya, tetapi tidak mampu memenuhi kebutuhan akan rasa memiliki dan cinta serta kebutuhan akan penghargaan karena ia tidak bisa mengendalikan nafsu dalam dirinya saat menggunakan sihir. Maka tokoh Aku tidak mampu memenuhi kebutuhan akan aktualisasi diri.
Majutsu is a short story by Akutagawa Ryuunosuke, published in 1920 in Akai Tori magazine. The theme of this short story is about the selfish human behavior that wants to have everything without working hard. The main character of this short story is the “I†character who attempted to control his emotions when using magic. This research used the structural theory and the theory of humanistic psychology by Abraham Maslow. Structural theory is used to analyze the intrinsic elements of the short story and the linkages between these elements. Meanwhile, humanistic psychology is used to analyze the form of fulfilling the characters need to achieve his self-actualization. Based on the analysis conducted, several of the following conclusions can be drawn: the “I†character is able to fulfill his physiological needs and the need to feel secure, but he can not fulfill the need to own and love, as well the need to be appreciated, because he can not control his inner emotions when using magic. Thus, he has not been able to achieve self-actualization.
Kata Kunci : Majutsu, analisis struktural, aktualisasi diri Abraham Maslow, Tokoh Aku.