Laporkan Masalah

METODE PEMBELAJARAN DENGAN MENGGUNAKAN AUDIT KLINIS BAGI PESERTA DIDIK PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS ONKOLOGI RADIASI DI RSUPNCM/ FKUI

Fielda Djuita, dr.,Sp.Rad (K) Onk.Rad, Prof. dr. Harsono, Sp.S(K)

2013 | Disertasi | S3 Kedokteran Umum

METODE PEMBELAJARAN DENGAN MENGGUNAKAN AUDIT KLINIS BAGI PESERTA DIDIK PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS ONKOLOGI RADIASI DI RSUPNCM/ FKUI Pendahuluan: Kompetensi dalam ranah perilaku merupakan hal yang harus dicapai oleh peserta didik program pendidikan dokter spesialis (PPDS) onkologi radiasi. Salah satu upaya adalah dengan memberikan pendidikan melalui audit dengan umpan balik, diharapkan peserta didik akan melakukan refleksi diri, sehingga terjadi proses internalisasi dari peserta didik yang sedang belajar sehingga memperoleh kompetensi yang diharapkan. Audit dengan umpan balik yang dilakukan serial sesuai dengan siklus belajar Kolb. Metode : Rancangan metode pembelajaran yang menggunakan audit klinis terapi radiasi dalam penatalaksanaan pasien kanker dikaji dan diujicobakan di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo/Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia menggunakan kuasi eksperimental dengan rancangan time series. Pembelajaran dilakukan dengan menggunakan metode audit klinis yang disertai umpan balik dengan instrumen audit personal yang digunakan oleh RANZCR yang dimodifikasi terhadap catatan medis yang dikerjakan peserta didik. Penelitian dilakukan di Departemen Radioterapi RSUPNCM/ FKUI terhadap 16 peserta didik onkologi radiasi yang bertugas di poliklinik I, II dan III periode September 2010 sampai dengan Juni 2011. Hasil : Penilaian perilaku dan kepatuhan dalam pembuatan catatan rekam medis sebelum maupun sesudah pendidikan melalui intervensi pembelajaran dengan audit klinis disertai umpan balik cenderung naik dan menunjukkan perbedaan yang bermakna dengan nilai p = 0,000027. Hal ini berarti terdapat peningkatan perilaku peserta didik antara sebelum dan setelah intervensi melalui audit dengan umpan balik. Penilaian setelah intervensi I dan setelah intervensi II menunjukkan perbedaan yang tidak bermakna p = 0,110. Artinya tidak terdapat perubahan antara setelah intervensi I dan setelah intervensi II. Hal ini menunjukkan bahwa peserta didik telah mencapai kinerja yang baik setelah intervensi pertama dan tetap pada kinerja terbaiknya setelah beberapa waktu kemudian. Kesimpulan : Audit klinis yang disertai umpan balik merupakan salah satu cara pembelajaran untuk memperbaiki perilaku peserta didik serta kepatuhan dalam pembuatan rekam medis. Pada penelitian ini audit secara personal disertai umpan balik dapat memperbaiki perilaku dan kepatuhan peserta didik dalam pembuatan rekam medis.

LEARNING METHOD USING CLINICAL AUDIT ON THE MEDICAL SPECIALIST EDUCATION PROGRAMME IN RADIATION ONCOLOGY RESIDENTS AT RSUPNCM/FKUI Introduction: Competency in behaviour domain is one that should be achieved during resident training. One of the efforts is by providing education through personal clinical audit and feedback, which is expected to stimulate self reflection. By doing so, internalization process by the learners can possibly occur which enable them to achieve their competency. Audit with feedback conducted continuously in accordance to Kolb’s learning cycle. Methods : This was a quasi experimental research with time series design. The education done using clinical audit and feedback methods with personal audit instruments that was used by RANZCR which has been modified according to medical records completed by the students. The study was conducted at the Department of Radiotherapy RSUPNCM/FKUI towards 16 radiation oncology students who worked at polyclinic I, II and III at a periode of time between September 2010 until June 2011. Results : The researcher found out the behaviour and compliance of the resident in reporting medical record before and after the education through learning interventions with clinical audit and feedback showed significant differences, where was p = 0,000027 for behaviour. While as the behaviour score after intervention I and after intervention II showed insignificant differences where was p = 0,110. This mean that there were no changes after intervention I and after intervention II. This also indicated that the students have achieved a good xx performance after the first intervention and still at their best performance in the following period. Conclusion : Clinical audit with feedback is one of the learning methods that can improve behavior and compliance of the resident in reporting medical record. This study showed that personal clinical audit can improve behavior of the residents.

Kata Kunci : metode pembelajaran, audit klinis dan umpan balik, perilaku peserta didik, kepatuhan pembuatan rekam medis, teori belajar kognitif, siklus belajar Kolb/experiential learning


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.