Laporkan Masalah

KEJADIAN POST-STROKE HYPERGLYCEMIA DAN KAJIAN TERAPINYA PADA PASIEN STROKE RAWAT INAP DI RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA

Nurul Maziyyah, Prof. Dr. Sugiyanto, S.U., Apt.

2013 | Tesis | S2 Mag.Farmasi Klinik

Poststroke Hyperglycemia (PSH) merupakan kejadian yang umum terjadi. Sekitar 40% pasien dengan stroke iskemik akut mengalami hiperglikemia. PSH dihubungkan dengan outcome yang lebih buruk baikpadapasiendiabetikmaupun non diabetik. Rekomendasi terapi PSH adalah terapi berbasis insulin. Namun hingga kini metode terapi insulin yang optimal untuk kejadian PSH belum menemui kesepakatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian PSH, gambaranterapi PSH,sertaevaluasiterhadapterapi PSH yang diberikan di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan rancangan non eksperimental secara deskriptifanalitik. Data diperoleh secara retrospektif dengan menelusuri rekam medik pasien stroke yang dirawat inap pada periode Oktober 2011 – Oktober 2012. Evaluasi dilakukan terhadap terapi hiperglikemi yang diberikan pada pasien yang mengalami PSH berdasarkan guideline dari American Stroke Association tahun 2007. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kejadian PSH cukup signifikan pada pasien stroke, yakni sebesar 46%. Terapi PSH yang diberikan di rumah sakit masih banyak yang menggunakan obat hipoglikemik oral (23,58%). Terdapat 65 kasus pasien PSH (61,32%) yang tidak diberikan terapi untuk hiperglikeminya, dimana 63 di antaranya (96,92%) merupakan pasien tanpa riwayat DM. Terdapat 15,09% pasien PSH yang diterapi sesuai guideline, sedangkan 23,58% pasien PSH diterapi tidak sesuai guideline.

-

Kata Kunci : Poststroke Hyperglycemia (PSH), terapi, Diabetes Mellitus


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.