Laporkan Masalah

ANALISIS EMISI SO2 DARI KENDARAAN BERMOTOR DAN DAMPAKNYA TERHADAP KUALITAS SO2 UDARA AMBIEN TERMINAL GIWANGAN KOTA YOGYAKARTA

Heldi B. Kristiawan, Ir. Siti Syamsiah, Ph.D

2013 | Tesis | S2 Teknik Kimia

Terminal merupakan bagian penting dari sistem transportasi suatu kota dalam memenuhi permintaan jumlah pergerakan orang dan barang. Selain sebagai tempat pengendalian, pengawasan, pengaturan dan pengoperasian lalu lintas, prasarana angkutan arus penumpang dan barang, aktivitas kendaraan menaikkan maupun menurunkan penumpang dan barang dalam terminal juga menghasilkan emisi zat pencemar udara. Operasional terminal yang tidak pernah berhenti dalam 24 jam sehari sepanjang tahun, berpotensi menghasilkan emisi yang dapat mengakibatkan penurunan kualitas lingkungan udara di terminal dan sekitarnya, yang pada akhirnya berdampak pada kesehatan masyarakat. Emisi yang perlu mendapat perhatian akibat dari terkonsentrasinya sejumlah besar kendaraan bus di terminal adalah SO2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas SO2 udara ambien Terminal Giwangan, faktor yang mempengaruhi kualitas SO2 udara ambien, dan mengusulkan alternatif skenario upaya pengendalian emisi SO2 di Terminal Giwangan. Penelitian dilakukan dengan mengukur laju emisi SO2 gas buang kendaraan bus dan sebaran gas SO2 udara ambien. Model laju emisi yang digunakan adalah Kualitas Emisi, dan model sebaran gas SO2 udara ambien adalah Box Model. Dampak terhadap kualitas lingkungan udara diukur dengan membandingkan nilai ISPU SO2 pada periode tahun sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan kualitas SO2 udara ambien Terminal Giwangan pada kondisi tertentu, khususnya pada kecepatan udara rendah/ tenang yang diakibatkan oleh operasional kendaraan bus di Terminal Giwangan dikategorikan “sedang”. Jenis bus yang merupakan sumber emisi SO2 utama adalah bus AKAP Ekonomi karena mempunyai Laju Emisi SO2 paling tinggi. Guna meminimalkan terjadinya penurunan kualitas SO2 udara ambien terminal dapat dilakukan dengan peremajaan bus terutama AP, AKDP, dan AKAP Ekonomi dan/atau perubahan kebiasaan mengoperasikan bus dengan meminimalkan waktu menghidupkan bus saat antri “ngetem” maksimal 7 menit.

Bus station is an important part of city transportation system to meet the demand of people and goods mobilization. Besides controlling, monitoring, arranging, and operating of the traffic, facilitating human and goods transportation, it produces emission of air pollutants too. Bus station operational that never stops in 24 hours a day throughout the year potentially results emission production that can lead air pollution in the bus station and the surrounding, which will affect public health. Gas emission that needs concern as a result of the concentrated vehicles at the bus station is SO2. This study aims to find out the approximated ambient air quality of SO2 affected by bus activities, to determine the factors affected ambient air quality, and to propose the alternative SO2 emission controlling scenarios at Giwangan Bus station. This study was conducted by measuring the rate of SO2 emission from buses exhaust gas and ambient air distribution of SO2. The emission rate models used are emission quality, and SO2 gas distribution model in the ambient air is Box Model. The impact on the environmental quality of air is measured by comparing the value of SO2 ISPU to previous year period. The study results showed that ambient air quality of SO2 at Giwangan bus station at specific condition, especially low/tranquil wind velocity, caused by buses activities are categorized in “moderate” quality. Inter-province economic class bus is the major source of emission because it is a bus type with the highest SO2 emission. To minimize the ambient air quality degradation the buses that currently operate at Giwangan Bus station, especially the type of AP, AKDP, and AKAP_E already need renewal or/and change wont of turned on the bus in queue called as \\\"ngetem\\\" maximally 7 minutes while the bus wait for passengers.

Kata Kunci : laju emisi, SO2, terminal, kualitas emisi, box model


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.