PERUBAHAN PENGGUNAAN TANAH PERTANIAN (2005-2009) DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA DI KECAMATAN DEPOK KABUPATEN SLEMAN
YOHANES RUSTANTO, Ir. Djurdjani, M.SP., M.Eng., Ph.D
2013 | Tesis | S2 Teknik GeomatikaPerubahan penggunaan tanah adalah bertambah atau berkurangnya suatu jenis penggunaan tanah pada kurun waktu tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran dan laju perubahan penggunaan tanah pertanian ke non pertanian serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhinya. Hal ini perlu dilakukan untuk menghasilkan masukan kepada instansi pemerintah khususnya dalam masalah perubahan penggunaan tanah pertanian ke non pertanian yang sering terjadi di wilayah penelitian. Penelitian ini secara garis besar dilaksanakan dalam dua tahap, tahap pertama untuk mengolah citra quickbird dan alos adalah memotong citra, digitasi citra sampai dengan menghitung luasan penggunaan tanah pertanian dan non pertanian hasil digitasi. Tahap yang kedua adalah analisis statistik dari faktorfaktor yang dianggap berpengaruh terhadap perubahan tanah pertanian ke non pertanian. Analisis statistik dalam penelitian ini menggunakan regresi linier dengan laju perubahan penggunaan tanah pertanian dianggap sebagai faktor terikat, sedangkan sebagai faktor bebas dipilih empat faktor, yaitu: harga tanah, jumlah penduduk, kepadatan penduduk dan jarak. Hasil yang diperoleh terjadi perubahan penggunaan tanah pertanian di semua pedukuhan yang menjadi sampel penelitian. Sementara dari analisis statistik yang menggunakan regresi linier, diperoleh hasil bahwa faktor kepadatan penduduk menjadi faktor yang paling berpengaruh terhadap laju perubahan penggunaan tanah pertanian di Kecamatan Depok Kabupaten Sleman.
Land use change is the increase or decrease in a particular type of land use at a certain time. This study aims to determine the magnitude and rate of change of use of agricultural land to non-agricultural as well as to determine the factors that influence it. This needs to be done to provide input to government agencies especially in land use change of agricultural to non-agricultural land that often happen in the case study area. This research was carried out in two stages, the first stage to process quickbird and alos imagery, to cut images, to digitize image, to calculate the extent of the use of agricultural and non-agricultural land area. The second stage is the statistical analysis of the factors that are considered influence to the change agricultural land to non-agricultural land. Statistical analysis used in the study is linear regression with the rate change of the use of agricultural land are considered as a bound factor, while free factors chosen are: land price, population, population density and distance. The results of the agricultural land use change in all hamlets were selected as sample. While the statistical analysis using linear regression, the result that the population density factor to be the most influential factor on the rate of change of use of agricultural land in the district of Depok Sleman.
Kata Kunci : Perubahan Penggunaan Tanah, Tanah Pertanian, Citra Quickbird