Laporkan Masalah

ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL PERLUASAN LAPANGAN PENUMPUKAN TERMINAL PETI KEMAS PELABUHAN TANJUNG MAS SEMARANG TAHUN 2012

Dwi Hari Prasetiyo, Dra. Wahyu Hidayati, M.Si

2015 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis kelayakan proyek perluasan lapangan penumpukan peti kemas dan dermaga pada Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS). Alat analisis yang digunakan adalah berbagai metoda perhitungan indikator kinerja terminal dan kriteria kalayakan finansial seperti NPV, IRR dan payback periode. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah biaya konstruksi proyek, data realisasi bongkar muat dan berbagai data pendukung lain seperti kapasitas terpasang lapangan dan gambar pelaksanaan. Data tersebut kemudian dianalisis untuk menentukan kebutuhan kapasitas perluasan lapangan dan dermaga, serta kemampuan untuk pengembalian biaya investasi yang ditanamkan. Berdasarkan dari hasil analisis diperoleh bahwa kapasitas lapangan penumpukan peti kemas impor dalam jangka waktu dua tahun sudah membutuhkan kapasitas tambahan. Dermaga yang sudah ada juga sudah membutuhkan penambahan tambatan yang ditandai dengan nilai BOR sudah diatas 50 persen untuk dua tambatan. Secara finansial proyek tersebut layak dilakukan, dimana proyeksi pendapatan TPKS dapat mengembalikan seluruh biaya investasi dalam kurun waktu dua tahun.

The purpose of this research is to analyze the financial feasibility of container yard and berth expansion on going project of Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS). Various port performance indicator and financial feasibility criteria employed to analyze in this research. Data used in this research are project construction cost, container loading and discharge realization, tariff, container yard static capacity and various supporting data or documentation. These data then analyzed to determine the needs of terminal capacity expansion and projecting company financial capability to repay the investment cost. The results in this research showing that container yard which assigned for import container will be in need for expansion in the next two year. Existing quay already need another berth, which indicated by current BOR exceeding standard value of 50 percent for two berth. The research summarized that the project is financially feasible, since TPKS projected revenue is capable to recoup all the investment cost in about two years after project completion.

Kata Kunci : project financial feasibility, port performance indicator, container yard capacity, berth capacity.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.